5 Fakta Menarik Hari Parlementer Internasional Tiap 30 Juni

5 Fakta Menarik Hari Parlementer Internasional Tiap 30 Juni

Modernis.co, Jakarta – Tanggal 30 Juni diperingati sebagai Hari Parlementer Internasional untuk menghargai peran parlemen dalam sistem demokrasi di berbagai negara.

Buat Gen Z dan Gen Alpha, politik mungkin terlihat rumit. Padahal keputusan yang dibuat lembaga parlemen bisa berpengaruh pada kehidupan sehari-hari masyarakat.

1. Parlemen Punya Peran Dalam Demokrasi

Parlemen menjadi tempat wakil rakyat menyampaikan aspirasi masyarakat. Sehingga anggpta dewan parlemen yang kompeten akan berpihak pada rakyat dalam setiap pekerjaannya.

Mereka membahas berbagai aturan dan kebijakan yang memengaruhi kehidupan negara. Oleh karena itu, parlemen punya posisi penting dalam sistem pemerintahan.

2. Hari Ini Mengingatkan Pentingnya Suara Rakyat

Demokrasi membutuhkan partisipasi masyarakat. Suara rakyat menjadi bagian penting dalam menentukan arah kebijakan. Sehingga pejabat publik tidak boleh memiliki sifat anti kritik dan angkuh.

Di era digital, masyarakat bisa lebih mudah menyampaikan pendapat melalui berbagai platform. Oleh karena itu, sudah selayaknya dan hal yang wajar jika pejabat melayani rakyat.

3. Parlemen Mengawasi Jalannya Pemerintahan

Selain membuat aturan, parlemen juga memiliki fungsi pengawasan. Tujuannya agar pemerintahan berjalan sesuai kepentingan masyarakat.

Pengawasan menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan kekuasaan. Akan tetapi jika kritik publik justru dibungkam, hal justru mengindikasikan ada hal yang janggal dalam pemerintahan.

Rakyat harus mengontrol pemerintah, lalu para pejabat perlu menanggapi kritik tersebut dengan inovasi dan evaluasi program, bukan malah membungkamnya dengan tindakan kejam dan sikap tidak bijak.

4. Anak Muda Bisa Ikut Peduli Politik

Sekarang banyak anak muda mulai tertarik membahas isu sosial dan politik melalui sosmed. Sehingga, hal ini menunjukkan meningkatnya kesadaran generasi baru dalam mengawal kebijakan.

Namun, penting untuk mencari informasi yang benar agar gak mudah terpengaruh hoaks. Sebab, rezim yang buruk juga menyewa buzzer untuk mengadu domba sesama kita.

5. Demokrasi Membutuhkan Partisipasi

Hari Parlementer Internasional mengingatkan bahwa demokrasi bukan hanya urusan pemerintah. Masyarakat juga punya peran dalam mengawasi dan ikut berpartisipasi.

Setiap orang bisa berkontribusi dengan cara masing-masing. Perlu diperhatikan agar peringatan ini bisa menjadi titik dari awal yang lebih baik lagi.

Hari Parlementer Internasional menjadi pengingat bahwa suara masyarakat punya nilai penting dalam demokrasi. Sistem yang baik membutuhkan keterlibatan banyak pihak.

Buat generasi muda, memahami parlemen dan politik bisa membantu melihat bagaimana keputusan negara dibuat dan bagaimana masyarakat bisa ikut berperan.

editor
editor

salam hangat

Related posts

Leave a Comment