Modernis.co, Jakarta – Dalam kehidupan sehari-hari, kita semua pada dasarnya berperan sebagai konsumen. Mulai dari membeli sarapan di warung, memesan produk lewat aplikasi belanja online, hingga menggunakan jasa layanan kesehatan. Masih banyak masyarakat yang belum memahami hak-hak mereka sebagai konsumen. Terkadang masyarakat menjadi korban dalam bisnis yang tidak jujur. 1. Hak yang Dilindungi Undang-Undang Di Indonesia, hak konsumen diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Mulai dari hak atas kenyamanan dan keamanan, hak untuk mendapatkan informasi yang benar, jujur, dan jelas, hingga hak untuk didengar pendapat dan…
Baca SelengkapnyaKategori: Jejak Harian
Alasan Gunakan Namanya Nasyiatul Aisyiyah? Ini Sejarahnya
Penggunaan nama Nasyiatul Aisyiyah pada salah satu organisasi ortonom Persyarikatan Muhammadiyah punya makna yang mendalam.
Baca SelengkapnyaKejahatan Korupsi Kerah Putih
Modernis.co, Malang – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengumumkan kepada publik salah satu Hakim nonaktif pada Mahkamah Agung (MA) Gazalba Saleh. Sebagai tersangka kasus gratifikasi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU)pada 30 November 2023 yang lalu. Penetapan Gazalba Saleh, sebagai tersangka oleh KPK merupakan kali kedua bagi Gazalba saleh yang harus berurusan dengan KPK soal dagang kasus yang telah dilakukan selama ini. Sebelumnya, ia selamat dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum karena diputus bebas pada kasus suap pengurusan perkara di MA setelah Pengadilan Tipikor Bandung yang menjatuhkan vonis bebas kepada Gazalba…
Baca SelengkapnyaKenapa NU dan Ormas Lain Tak Bisa Sekaya Muhammadiyah?
Ini bukan soal berapa jumlah aset didapat dan dikumpulkan. Tapi soal nyali. Beranikah Gus Mus,
Baca SelengkapnyaMenyoal Monopoli Disruptif TikTok Shop
Modernis.co, Jakarta – Kehadiran TikTok Shop yang merupakan pengembangan dari fitur aplikasi media sosial TikTok menimbulkan keresahan meluas dan masif bagi pelaku UMKM. Pasalnya, aplikasi di bawah naungan perusahaan perusahaan Tiongkok, ByteDance tersebut berubah fungsi menjadi layanan ganda sebagai media sosial sekaligus sebagai e-commerce (transaksi jual beli online) yang memonopoli dan menguasai algoritma perdagangan. Sontak saja pasar-pasar konvensional yang mempertemukan antara pedagang dan pembeli secara langsung (direct) menjadi sepi pengunjung dan menyebabkan kerugian yang cukup masif serta berdampak luas, khususnya terhadap penjual yang tidak ramah dengan perkembangan teknologi. TikTok Shop…
Baca SelengkapnyaKartu Kuning Jokowi
“Pemerintah sah menjadi objek kritik, sekaligus bertanggung jawab dalam menghadirkan solusi.” Modernis.co, Jakarta – Insiden kartu kuning pada Dies Natalis Universitas Indonesia (2/2) terhadap Presiden Jokowi ramai diperbincangkan publik. Nama Zaadit Taqwa yang tidak lain adalah ketua BEM-UI menampar kebijakan presiden dengan tiupan peluit dan acungan buku paduan suara berwarna kuning. “Kita memang ngasih peringatan buat Jokowi untuk menyelesaikan berbagai permasalahan bangsa yang sedang terjadi,” kata Zaadit pada kompas.com (02/02). Ada tiga tuntutan yang dijadikan isu sentral dalam insiden tersebut, yaitu permasalahan gizi buruk yang terjadi di Papua, persoalan dwifungsi Polri, serta aturan…
Baca SelengkapnyaSalafi Pemegang Otoritas ‘Sertifikasi’ Sunah dan Bid’ah?
Modernis.co, Malang – Bermula dari sabda baginda Nabi saw : “Sejelek-jelek perkara adalah (perkara agama) yang diada-adakan, setiap (perkara agama) yang diada-adakan itu adalah bid’ah, setiap bid’ah adalah kesesatan dan setiap kesesatan tempatnya di neraka,” HR. An Nasa’i atau yang semisal. Lantas siapa berhak atas otoritas yang punya kewenangan untuk menilai dan mem-validasi ? Siapa berhak menentukan bahwa ini perkara baru yang diadakan atau perkara lama yang dilembagakan. Bagaimana jika kemudian ada semacam kelompok ‘korektor’— dengan fungsi menilai semua amalan umat Islam sebagai institusi yang otoritatif. Salah satu sisi negatif…
Baca SelengkapnyaBelajar dari Bola: Kader Naturalisasi Kenapa Tidak?
Modernis.co, Malang – Bukankah Prof Din berasal dari IPNU dan besar di Gontor sebelum kemudian menjadi Ketua Pemuda dan Ketua PP dua periode. Naturalisasi ulama sekaliber Gus Baha, Buya ar Razy, Khalid Basalamah kenapa tidak ? Melahirkan Duo Mansur (Kyai Mas Mansur dan Buya AR Sutan Mansur) kader terbaik di Persyarikatan, Kyai Dahlan tidak harus membangun pesantren atau melalui pendidikan kader ulama dahulu, tapi cukup dengan diskusi intens, terarah dan terukur. Untuk mendapatkan libero dan striker sekelas Marselino, Yacob Sayuri, Pratama atau Mark Ock yang tak kenal diam membawa bola…
Baca SelengkapnyaUntukmu yang Bisa Membebaskan Palestina, Aku Tak Peduli Syiah atau Atheis
Modernis.co, Malang – Tuhan di mana engkau? Kezaliman ini sudah terlalau lama. Dan kami tak bisa membantu selain doa dan uang 100 ribu yang aku titipkan pada lembaga amal. Shalat malamku terhenti pada rakaat ketiga. Saat terbayang si kecil yang berumur 12 tahun menggendong adiknya yang masih butuh tetek ibunya. Serdadu Israel tanpa ampun memberondong ibunya yang diduga membawa bom bunuh diri. Ibunya bersimbah darah dan mati di depan matanya. Ia pun menjerit sambil memeluk erat adiknya dan berkata: “aku adukan kalian pada Tuhanku”. Saya tidak akan menarik kejadian ini…
Baca SelengkapnyaFiqih Identitas
Modernis.co, Malang – Aku tak butuh Tuhan. Tapi aku butuh surga untuk hidup enak tapi kekal. Ibadah hanya soal ritual tanpa kehadiran Tuhan. Sebab ibadah telah menjadi tujuan. Ibadah berubah sebagai ‘alat-tukar’ hidup enak di surga. Transaksional bukan hanya di ranah demokrasi atau politik tapi juga sudah masuk pada wilayah mahdhah. Dan ini adalah petaka. Mudah memilah hanya dengan bentuk pakaian dan janggut, kita bisa tahu dari mana saudara kita berasal, dari salafi atau tabligh atau HT atau NU. Kita juga dengan mudah membedakan kerumunan yasinan, tahlilan, manakiban, dhiba, burdah…
Baca Selengkapnya
Kirim Tulisan Lewat Sini