MIM Manis Goes to Makoya, Belajar Tak Terbatas Ruang

MIM Manis Goes to Makoya

Modernis.co, Pandaan — Siswa kelas 4 MIM Manis mengikuti kegiatan pembelajaran luar sekolah bertajuk “MIM Manis Goes to Makoya” di Makoya, Pandaan, pada Kamis, 23 Oktober 2025.

Sekolah merancang kegiatan outbound edukatif ini untuk menumbuhkan karakter disiplin, kerja sama, dan empati, yang sejalan dengan nilai-nilai Surat Al Hujurat:13 dan Surat Al-Mumtahanah:8

Terdapat 5 guru pendamping yang mendampingi siswa dalam kegiatan MIM Manis Goes to Makoya. Siswa menjalankan shalat Dhuha berjamaah seperti biasa di sekolah.

Rombongan berangkat dari sekolah pukul 07.30 WIB. Perjalanan berjalan lancar hingga tiba di lokasi tujuan. Siswa MIM Manis tiba di Makoya dengan hati gembira.

MIM Manis tiba di Makoya, lalu para trainer outbound menyambut siswa. Mereka mengawali rangkaian kegiatan dengan senam di Aula Outdoor Makoya.

Senam itu langsung memicu semangat para peserta setelah perjalanan panjang menggunakan bus. Selanjutnya, siswa mengikuti beragam aktivitas outbound yang mengombinasikan fun dan edukasi.

Mereka berkesempatan mencoba memanah, membatik celup, menanam padi, susur sungai, dan bahkan mengikuti pelatihan water rescue. Semua bersenang-senang saat itu.

Siswa juga berkeliling Makoya menaiki perahu dan menguji keberanian mereka melalui permainan flying fox. Selanjutnya, setelah menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan utama, panitia memberi siswa waktu untuk berenang.

Ketua Pelaksana, Aulia Rae Isgianty, S.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan ini jauh lebih dari sekadar rekreasi. Akan tetapi, juga merupakan wujud dari belajar yang tidak terbatas di sekolah.

“Kegiatan ini bukan sekadar bermain, melainkan media pembelajaran yang membuktikan bahwa belajar tidak terbatas pada buku, kertas, dan ruang,” ujar guru yang akrab disapa Ustadzah Aulia itu, Kamis (23/10).

Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa dari perjalanan ini, siswa tidak hanya belajar teori-teori saja, akan tetapi juga dapat menumbuhkan karakter positif seperti disiplin, kerja sama, sabar, bertanggungjawab, dan empati.

“Harapannya siswa dapat belajar banyak tentang kerja sama dengan cara praktik langsung yang menyenangkan, serta lebih dekat dengan alam,” pungkasnya. (IF)

editor
editor

salam hangat

Related posts

Leave a Comment