Modernis.co, – Desa merupakan salah satu unsur ekonomi yang sangat potensial di suatu negara. Menurut UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa menjadi prioritas penting bagi pemerintah sebab menunjukkan bahwa desa memiliki kekuatan besar dalam memberikan kontribusi terhadap misi Indonesia yang sejahtera, berdaulat dan bermartabat.
Sebagai upaya dalam mencapai desa yang maju dan demokratis pemerintah mewujudkan harapan tersebut melalui pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). BUMDes merupakan sebuah badan hukum yang didirikan oleh desa atau bersama desa-desa guna mengelola usaha, mengembangkan produktivitas, menyediakan jasa pelayanan umum, dan menggerakkan jenis usaha lainnya untuk sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat desa.
BUMDes dapat juga dikatakan sebagai usaha yang bergerak di bidang ekonomi dan pelayanan umum yang dikelola secara mandiri oleh pemerintah desa. Regulasi mengenai BUMDes diatur dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2021 (PP 11 Tahun 2021) Tentang Badan Usaha Milik Desa yang disahkan oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 2 Februari 2021.
Pembentukan BUMDes diharapkan dapat menjadi sarana penggerak ekonomi dalam memajukan desa sesuai dengan kebutuhan dan potensi yang dimiliki desa tersebut. Selain itu, BUMDes ini berperan sebagai penggerak inovasi desa menjadi lebih kreatif dalam memecahkan masalah, implementasi digitalisasi serta terciptanya keberlanjutan desa. Saat ini BUMDes di berbagai desa telah mampu meningkatkan kinerjanya untuk kemajuan pembangunan desa.
Menurut pernyataan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar dipaparkan bahwa selama pandemi terdapat sekitar 1.852 BUMDes masuk ke dalam e-commerce sebagai sarana pemasaran produk yang dihasilkan oleh desa. Ditengah menurunnya aktivitas pasar secara konvensional karena kemajuan teknologi serta adanya pandemi covid-19 BUMDes memanfaatkan kesempatan tersebut untuk terjun ke e-commerce.
Selain e-commerce, ribuan BUMDes memasarkan produk unggulan dari berbagai desa melalui laman sosial media. BUMDes terus menguasahankan agar produknya bisa dipasarkan serta mengenalkan produk unggulannya kepada masyarakat luas.
Dengan masuknya BUMDes ke dunia e-commerce menjadi tanda kemajuan bagi sebuah desa. Partisipasi generasi muda dalam memanfaatkan serta mengenalkan teknologi digitalisasi menjadi faktor penting dalam kemajuan masyarakat desa. Saat ini semakin banyak desa yang bekerja sama satu sama lain untuk membangun BUMDes dan memperluas pemasaran produk yang di produksi.
Dengan kemajuan digitalisasi yang dapat dimanfaatkan dengan baik tersebut tidak hanya memajukan bidang perekonomian melainkan pelayanan umum kepada masyarakat juga ikut meningkat. Peningkatan kinerja BUMDes dalam bidang pelayanan umum contohnya seperti yang terjadi di Kabupaten Subang.
Seperti yang dikutip dari laman website Provinsi Jawa Barat dijelaskan bahwa BUMDes di Kabupaten Subang menjadi salah satu tempat untuk melakukan transaksi pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) serta Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) yang sejauh ini sudah bisa dilakukan melalui ATM, Teller, EDC atau Payment Point Online Banking (PPOB) yang telah melakukan kerjasama dengan Bank BJB yaitu Tokopedia, Indomaret, Traveloka dan lain sebagainya.
Menurut pengakuan Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah (P3DW) Kabupaten Subang Subang dijelaskan bahwa para pengurus BUMDes rutin berdiskusi untuk mendorong serta meningkatkan partisipasi pembayaran setoran pajak warga di desa. Pengurus BUMDes juga diharapkan memiliki pemahaman yang baik agar dapat memberikan rekomendasi-rekomendasi perpajakan bagi masyarakat.
Langkah ini merupakan upaya pemerintah Kabupaten Subang untuk semakin menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya membayar pajak yang merupakan unsur penting dalam mewujudkan program-program pembangunan untuk kesejahteraan rakyat. Diharapkan pada masa yang akan datang semakin banyak BUMDes di tiap desa yang mampu menciptakan penerobosan baru untuk kemajuan dan pembangunan desa.
Oleh: Amelia Rismawardani, Mahasiswa Akuntansi UMM
Kirim Tulisan Lewat Sini