5 Tips Morning Routine Biar Gak Gampang Burnout

morning routined self-care

Modernis.co, Jakarta – Morning routine yang perlu kamu lakukan di sela-sela padatnya aktivitas harian biar gak gampang burnout. Penting banget!

Pernah nggak sih kamu bangun pagi tapi rasanya udah capek duluan? Padahal belum ngapa-ngapain. Baru melekkin mata tapi pikiran udah kemana-mana.

Alarm baru bunyi, tapi udah gak fokus karena deadline kerjaan yang terasa semakin numpuk. Pas buka HP justru liat banyak chat kantor yang belum dibalas, dan drama kehidupan lainnya.

Kalau itu sering kejadian, bisa jadi kamu lagi pelan-pelan menuju burnout. Tenang. Kita nggak perlu langsung healing ke gunung atau checkout tiket ke Bali. 

Kadang yang kita butuhin cuma punya morning routine self-care yang simpel tapi konsisten. Akan tetapi ngasih pengaruh positif yang besar ke diri sendiri.

Berikut ini adalah tips morning routine self-care agar pagi kamu nggak lagi jadi momen mendebarkan.

1. Bangun Lebih Pelan, Jangan Langsung Pegang HP

Sederhana tapi paling susah di masa sekarang. Tapi coba deh, tahan 5–10 menit pertama tanpa scroll media sosial. Jangan biarin otak kamu “diserang” notifikasi sejak detik pertama buka mata.

Bangun, tarik napas dalam-dalam. Rasakan kasur, udara pagi, cahaya yang masuk lewat jendela. Kedengarannya klise, tapi ini bikin otak kamu sadar kalau hari ini dimulai dengan tenang, bukan dengan stres.

Burnout sering datang karena otak kita nggak pernah dikasih jeda. Jadi melakukan morning routine adalah kesempatan emas buat reset.

2. Minum Air Putih Sebelum Ngopi

Banyak orang nggak bisa hidup tanpa kopi. Aku paham. Tapi sebelum kopi, kasih tubuh kamu air putih dulu. Semalaman kamu nggak minum, tubuh kamu dehidrasi ringan.

Minum segelas air itu kayak bilang ke tubuh, “Hei, makasih ya udah kerja semalaman pas aku lagi tidur nyenyak.”

Hal kecil, tapi efeknya nyata. Tubuh lebih segar, kepala lebih ringan. Kalau badan enak, emosi juga lebih stabil. Dan percaya deh, burnout sering dipicu kondisi fisik yang kelelahan.

3. Gerak Dikit, Nggak Perlu Langsung HIIT

Morning routine self-care bukan berarti harus workout satu jam full keringat. Kadang cukup stretching 5–10 menit. Putar bahu, sentuh ujung kaki, gerakin leher pelan-pelan.

Kalau mau lebih, bisa jalan santai sebentar di depan rumah. Hirup udara pagi. Denger suara sekitar. Itu bikin kamu lebih grounded. Sehingga kamu lebih dapet moment chill sebelum gas lagi!

Gerak kecil di pagi hari itu kayak ngasih sinyal ke otak “Yuk siap-siap bentar lagi kita bakal hadapi realita hari ini.” Energi kamu naik tanpa harus drama.

4. Tulis 3 Hal yang Kamu Syukuri

Hal kecil tapi powerful. Ambil buku kecil, tulis tiga hal yang kamu syukuri pagi itu. Nggak usah yang berat-berat. Misalnya:

  • Masih bisa bangun dengan tubuh sehat.
  • Masih punya pekerjaan.
  • Dikasih waktu buat belajar lagi.

Dengan nulis syukur, fokus kamu pindah dari “beban hari ini” ke mensyukuri “nikmat yang sudah ada”. Sehingga kamu tidak menganggap semua hal adalah masalah.

Terkadang sesuatu menjadi masalah karena kitalah yang melabelinya sebagai sebuah masalah. Burnout sering muncul karena kita merasa terus dikejar, tapi lupa menghargai progres.

5. Tentukan Prioritas, 3 Bukan 30

Prioritas itu mengerucut dari yang umum ke khusus, dari yang b aja ke yang spesial. Jadi kalau chatmu gak dibalas berarti kamu bukan prioritasnya eh!

Maksudnya jangan biarkan semua hal kamu pikirkan secara mendalam dan menghabiskan banyak energi. Kadang kita burnout bukan karena kerjaannya terlalu banyak, tapi karena semuanya terasa mendesak.

Coba setiap pagi tentukan cuma 3 hal utama yang harus selesai hari itu. Tiga aja atau bisa lebih sedikit. Kalau itu beres, kamu sudah menang. 

Kalau yang udah ditargetin selesai lebih awal, jangan nambah lagi. Kasih waktu buat tubuh dan otakmu untuk beristirahat.

Dengan cara ini, kamu nggak lagi hidup dalam mode panik. Kamu punya arah. Dan punya kontrol itu penting banget buat kesehatan mental.

6. Bonus, Ngobrol Sendiri

Ini mungkin terdengar aneh, tapi coba deh sebelum mulai aktivitas, bilang dalam hati “Hari ini mungkin nggak sempurna, tapi aku akan jalanin pelan-pelan.”

Kita sering keras banget sama diri sendiri. Kalau salah dikit, langsung nyalahin diri. Padahal self-care juga berarti bersikap lembut pada diri sendiri.

Burnout itu bukan tanda kamu lemah. Kadang itu cuma tanda kamu kamu terlalu lama kuat sendirian. Makanya sesekali coba deh lakukan Morning routine.

Morning routine self-care itu bukan soal bikin hidup jadi estetik ala fyp medsos. Bukan juga soal bangun jam 4 pagi terus journaling sambil minum matcha.

Ini soal menciptakan ruang kecil setiap pagi untuk diri sendiri. Nggak perlu lama-lama dan nggak perlu ribet. Yang penting konsisten.

Karena sebelum kamu ngurus kerjaan, keluarga, pasangan, atau dunia, kamu perlu ngurus diri kamu dulu. Dan percaya deh, hari yang dimulai dengan tenang biasanya berakhir lebih ringan. Mantap bukan paragraf terakhir ini?

editor
editor

salam hangat

Leave a Comment