5 Tips Aman Transaksi Online

transaksi online

Modernis.co, Jakarta – Transaksi online itu ibaratnya kayak jalur tol. Bikin lancar urusan kita yang harus ada cuannya. Fitur ini udah ada di smartphone sehingga buat hidup makin oke.

Semua urusan bisa dilakukan lewat hp, ini gokil sih kemajuan zaman. Kek belanja barang, kirim uang anak, bayar jasa, beli kuota, beli tiket, hingga sedekah. 

Bayangin deh, 10 tahun lalu semua masih harus dilakukan secara konvensional. Harus datangin tempatnya atau makan waktu yang cukup banyak.

Meskipun transaksi online itu mempermudah hidup, akan tetapi ada aja tantangannya.! Kalau tidak “ngeh” sama keamanannya, bisa-bisa saldo kita kena Fanum Tax (diambil tanpa izin) sama scammer!

No cap, keamanan transaksi online itu penting, apalagi buat kita yang hidupnya dah fully digital. Yuk, kita bahas 5 tips aman transaksi online.

1. Pilih Platform yang Trusted Pas Belanja

Kita wajib banget belanja di platform e-commerce atau toko online yang sudah terbukti terpercaya.

Cari tahu dulu, apakah toko itu punya reputasi bagus? Cek rating, ulasan, dan lihat apakah mereka punya status “Official Store” atau “Power Merchant”.

Jangan mudah tergiur harga yang terlalu murah. Biasanya, harga yang tidak masuk akal itu red flag buat ngehindar dari kemunginan-kemungkinann scam. 

Kalau penjualnya mencurigakan, tiba-tiba hilang setelah ditransfer, itu namanya kamu kena ghosting ala scammer. Mending say less dan tinggalkan saja, cari toko lain yang jelas.

2. Jaga Kerahasiaan Data Pribadi

Di dunia maya, informasi pribadi itu adalah harta karun. Jangan pernah ngasih password, kode OTP, atau PIN kita ke siapa pun, bahkan yang mengaku dari bank atau platform terkait.

Menjaga data itu adalah bentuk self-respect. Platform resmi tidak akan pernah meminta data sensitif ini. Kalau ada yang minta, berarti dia sus (suspicious) alias mencurigakan. 

Apalagi kalau mintanya lewat sms wkwk, atau pake telfon yang you know lah logat-logat penipu. Segera blokir dan laporkan!

3. Gunakan Metode Pembayaran yang Aman

Ketika mau bayar, pastikan kita memanfaatkan fitur pembayaran aman yang disediakan platform.

Misalnya, menggunakan rekening bersama yang menjamin uang kita ditahan sementara sampai barang benar-benar sampai di tangan kita.

Kalau tiba-tiba barang yang datang cringe (memalukan/tidak sesuai) atau bahkan tidak dikirim sama sekali, kita bisa minta refund dan uang kita aman! 

Kalau ada yang memaksa kita transfer langsung ke rekening pribadi di luar platform resmi, itu mah keliatan banget ya, dah cancel aja, risikonya tinggi.

4. Waspadai Link dan Notifikasi “Pancingan” 

Sering dapat SMS, e-mail, atau chat berisi link aneh-aneh yang bilang kita menang hadiah, atau akun kita bermasalah? Stop! Jangan asal klik!

Ini namanya phishing attack, trik licik untuk mencuri data kita. Pelaku kejahatan online ini cerdik sekali. Mereka membuat situs palsu yang looks (terlihat) mirip aslinya. 

Jadi, selalu pastikan URL-nya benar. Kalau link-nya terlihat random dan bikin kita bingung, mending kalem aja dan gak usah buka. Intinya jangan grusah-grusuh.

5. Update Software dan Perangkat Secara Rutin: Biar Sistem Kita Tetap “Slay”!

Terakhir, pastikan kita selalu update aplikasi belanja, sistem operasi ponsel, dan antivirus kita, kalau punya. Kenapa ini penting?

Update biasanya berisi perbaikan keamanan untuk menambal celah yang bisa dimanfaatkan hacker. Anggap saja ini seperti glow up untuk keamanan digital kita. 

Dengan sistem yang slay (keren/maksimal), kita memastikan semua pertahanan kita aktif dan siap menghadapi serangan siber. Sehingga, jangan sampai keamanan kita mid (biasa saja), ya!

To be honnest, bertransaksi online itu mudah dan menyenangkan. Akan tetapi, kita harus cerdas dan lebih waspada. Kejahatan mengincar di dunia digital.

Dengan menerapkan 5 tips ini, kita bisa slay di dunia e-commerce tanpa khawatir saldo kita terancam. Mari kita jadikan pengalaman belanja online kita selalu W! (IF)

editor
editor

salam hangat

Leave a Comment