Dari langit tujuh cahaya
Dari bumi tujuh aliran
Di langit lintasan fajar
Di bumi cahaya berbinar
lihat puisi lainnya : Senja
Tujuh anggota tubuh ku menghadap Allah
Seraya berdiri takbiratulihram
Dua telapak tangan bersaksi
Dua bola mata menyaksikan
Dua telinga disaksikan
Satu lisan bersaksi ucap
Ker dalam qalbu
Rawang dalam jiwa
Menuju satu titik pusat
Tenggelam dalam senyap
“aku bukan milik ku”.
lihat puisi lainnya : Perangai Surgawi
*Karya Ansar Salihin (Mahasiswa Pascasarjana ISI Padangpanjang, Kabid Infokom HMI Padangpanjang).
Kirim Tulisan Lewat Sini