Modernis.co, Banjarmasin – Wakil Pimpinan Redaktur Rahma.id, Tati, S.Pd, M.Pd Hadir sebagai tim perumus konsep, dalam acara Diksuswati 2 yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kalimantan Selatan Kota Banjarmasin yang bertempat di Panti Asuhan Sentosa, Jumat (03/12/2020).
Acara ini juga di hadiri Oleh Ketua Pelaksana Harian Asosiasi LBH APIK Indonesia dan Ketua Bidang Kemasyarakatan PPNA Khotimun Sutanti membawakan materi mengenai analisis gerakan perempuan.
Ada pula Yulianti Muthmainah, sebagai Ketua Pusat Studi Islam, Perempuan dan Pembangunan (PSIPP) Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta Serta Ketua Pimpinan Wilayah Nasiatul Aisyiyah periode 2012-2016, Susiana.
Mengusung tema Internalisasi dan Praksis Nilai-Nilai Dakwah dalam Menata Keberlangsungan Gerakan Perempuan Kalimantan Selatan. IMM Kalimantan Selatan mengharapkan bukan hanya isu politik saja yang menjadi pembahasan hangat di bulan Desember. Namun isu yang terkait dengan gerakan perempuan muda dalam kampanye 16 hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan juga harus digalakkan.
“Gerakan perempuan di Kalimantan Selatan ini butuh sebuah stimulus agar di tengah masa pandemi ini tidak vakum dan tenggelam, karena peran perempuan dalam pembangunan negara merupakan peran yang krusial,” kata Tati, yang juga dosen Universitas Muhammadiyah Bandung.
Dalam agenda yang diselenggarakan berkonsep indoor outdoor serta menggunakan menggunakan metode Luring dan Daring, tetap menggunakan protokol kesehatan dan pembatasan peserta oleh anggota IMM di lingkup regional Kalimantan Selatan.
Kegiatan ini lebih banyak brainstorming mengenai landasan ideologi Muhammadiyah, analisis gerakan perempuan di Indonesia dan isu HAM nasional.
Dalam acara ini terdapat pembaharuan metode dalam diklat yang lebih kekinian melalui media podcast yang dapat di dengarkan di Spotify, sehingga namun bisa diakses secara umum.
DPD IMM Kalses sangat berharap agenda ini dapat memupuk dan menumbuhkan semangat gerakan perempuan.
“Kami sangat berharap semangat gerakan perempuan di Kalimantan Selatan semakin meluas ke organisasi lainnya dalam perubahan yang mencerahkan di Kalimantan selatan,” kata salah satu perwakilan DPD IMM Kalsel. (EP)
Kirim Tulisan Lewat Sini