5 Tips Persiapkan Anak Masuk Sekolah, Siap Berkompetisi!

anak masuk sekolah

Modernis.co, Jakarta – Persiapkan Anak masuk sekolah untuk pertama kalinya merupakan momen yang bikin orang tua khawatir, sehingga perlu banget dipersiapkan. 

Anak-anak mungkin merasa khawatir menghadapi lingkungan baru, sementara orang tua sibuk memastikan mereka siap. Tenang saja, mempersiapkan anak masuk sekolah gak ribet kok. 

Orang tua cukup menerapkan beberapa strategi sederhana agar si kecil merasa “Green Flag” atau senang untuk memulai petualangan belajar yang baru.

Berikut lima tips yang bisa orang tua terapkan, sehingga anak siap berkompetisi di sekolah. Jadi anak hebat!

1. Bangun Vibes Positif Tentang Sekolah

Ciptakan vibe atau suasana yang sangat positif tentang sekolah. Hindari menakut-nakuti anak dengan cerita-cerita seram. Cerita seperti guru yang galak, dimarahi guru, harus bisa hitung-hitungan, atau PR yang menumpuk. 

Sebaliknya, tunjukkan pada mereka bahwa sekolah adalah tempat yang Lit atau seru dan keren. Misalnya, akan dapat banyak teman baru, bermain bersama, olahraga, makan bersama, dan lainnya.

Kalo dibilang doktrin ya bisa juga, sebab pada poin ini intinya orang tua bisa mencuci otak anak agar menyukai sekolah sebagai tempat untuk mencari pengetahuan dan pengalaman baru.

Ajak mereka berkeliling sekolah sebelum hari pertama, sehingga anak kita bisa mengenali lingkungan barunya lebih awal. 

Tanamkan rasa JOMO (Joy of Missing Out), bahwa hype di sekolah jauh lebih menyenangkan daripada diam di rumah!

2. Atur Ulang Rutinitas Tidur dan Bangunkan “Mode Disiplin”

Pada kasus transisi liburan atau baru mau masuk sekolah untuk pertama kalinya, biasanya waktu tidur anak-anak masih berantakan.

Oleh karena itu, yang terbiasa tidur larut akan merasa salty (kesal) saat harus bangun pagi. Oleh karena itu, mulailah mengatur jam tidur sebulan sebelum sekolah dimulai.

Terapkan rutinitas malam yang konsisten, seperti membaca buku atau mendongeng sebelum tidur. Rutinitas ini melatih kedisiplinan anak dalam menyesuaikan dir, sehingga nantinya terbiasa belajar.

Saat anak sudah terbiasa dengan jadwal tidur dan bangun tidur, mereka akan lebih fokus dan berenergi di sekolah. Dan semoga gak ada drama pagi!

3. Latih Kemandirian

Sekolah menuntut kemandirian. Anak perlu bisa makan, memakai sepatu, mandi, cuci tangan, hingga menyiapkan perlengkapan sekolahnya sendiri. 

Jangan terus-terusan menjadi validasi anak untuk manja seterusnya. Mulai sekarang, latih mereka melakukan tugas-tugas kecil sendiri.

Biarkan mereka mencoba dan berbuat salah. Saat anak berhasil mengurus perlengkapannya sendiri, meski tasnya sedikit berantakan, berikan pujian. 

Atau pada tahap selanjutnya, jika anak ketinggalan buku, bekal, atau lupa mengerjakan PRnya, jangan diantarkan, biarkan mereka belajar akan adanya sebab-akibat dalam kehidupan.

Prinsipnya, Let Them Cook itu membiarkan anak mereka mencoba dan menanggung apa akibat dari apa yang dilakukan. Latihan ini akan membuat mereka percaya diri dan mandiri.

4. Skill Sosialisasi dan Attitude

Lingkungan sekolah adalah arena sosialisasi. Anak harus siap bertemu karakter yang beragam. Bekali mereka dengan kemampuan bersosialisasi yang baik, seperti berbagi, meminta maaf, dan berempati.

Ajarkan mereka untuk bagaimana memulai berkomunikasi, menyapa, bertanya, dan menjawab obrolan dari temannya atau orang lain.

Anak-anak juga perlu diajarkan tentang adab. Hal ini berkaitan dengan perlaku baik buruk atau batasan hal-hal yang bisa dilakuan atau sebaiknya dijauhi.

Oiya, jika anak kita cenderung pemalu, jangan paksa mereka langsung “bergaul” dengan banyak orang. Cukup ajak mereka ke taman bermain atau kegiatan kelompok agar terbiasa berinteraksi.

Lama kelamaan mereka akan mencerna situasi dan mulai memahami bahwa interaksi itu perlu. Jangan dukung mereka untuk diam di rumah ya!

5. Siapkan Perlengkapan Sekolah Bareng

Terakhir, libatkan anak dalam proses menyiapkan “amunisi” sekolah. Ajak mereka memilih tas, buku, dan alat tulis, atau bahkan menyiapkan bekal. 

Proses ini tidak hanya membuat mereka bersemangat, tetapi juga memberikan rasa kepemilikan. Apalagi jika selalu ada bekal yang mereka sukai, sehingga menjadi motivasi ekstra bersekolah. 

Saat anak terbiasa menyiapkan kebutuhan sekolah, mereka akan memiliki rasa memiliki, kesadaran, dan tanggungjawab pada hal-hal yang berhubungan dengan kewajibannya di sekolah. Demikian hal-hal yang harus ayah bunda lakukan untuk memperisapkan anak masuk sekolah.

Menjadi langkah yang sederhana namun memiliki damage gede untuk menumbuhkan antusias belajar di sekolah. Sebab, tumbuh kembang anak merupakan tugas utama orang tua! (IF)

editor
editor

salam hangat

Related posts

Leave a Comment