5 Cara Mengolah Sampah Anorganik Paling Bermanfaat!

sampah anorganik

Modernis.co, Jakarta – Mengolah sampah anorganik kadang bikin orang mikir ulang cara yang paling pas agar bisa dapatin manfaat lebih besar.

Siapa sih yang gak pusing lihat tumpukan sampah anorganik, kayak plastik, botol kaca, atau kaleng bekas. Jangan sampai dibuang sembarangan, sebab jenis sampah ini susah banget terurai.

Sampah-sampah ini, kalau dibiarin ending-nya cuma bikin bumi kita makin sumpek. Nah, daripada cuma ngeluh, mending sat set aja deh lakuin sesuatu biar sampah anorganik berkurang atau justru ngebawa manfaat baru. 

Berikut ini beberapa hal yangharus kamu lakukan untuk mengontrol jumlah dan penggunaan sampah anorganik, minimal untuk lingkup diri sendiri.

1. Menekan Jumlah Sampah Anorganik

Mengolah sampah itu paling gampang dimulai dari diri sendiri. Jurus pertama ini namanya Reduce, alias mengurangi penggunaan barang-barang anorganik.

Kita harus banget meminimalisir produksi sampah anorganik dari awal. Contohnya nih, saat jajan kopi di luar, coba deh bawa tumbler sendiri. 

Atau, kalau belanja ke pasar atau mall, jangan lupa tote bag kesayangan biar gak nambah kantong plastik. Intinya, kurangi barang sekali pakai. 

Dengan begitu, volume sampah yang harus kita urus selanjutnya juga otomatis berkurang drastis, kan?

2. Sulap Barang Bekas Biar Cakep Lagi

Setelah sukses mengurangi, sekarang kita move on ke cara kedua, yaitu Reuse atau menggunakan kembali. Alih-alih langsung buang, kita kasih kesempatan kedua buat barang-barang anorganik itu.

Misalnya, botol kaca bekas sirup atau selai bisa banget kamu bersihin dan pakai lagi buat jadi wadah bumbu dapur yang estetik. Kaleng biskuit bekas? 

Cuss ubah jadi tempat pensil atau alat make-up. Ini namanya upcycling sederhana. Selain hemat, hasil reuse ini seringkali malah jadi dekorasi rumah yang unik dan punya cerita, lho!

3. Daur Ulang Kreatif

Kalau reuse masih kurang menantang, coba deh level Recycle! Daur ulang ini prosesnya mengubah sampah jadi produk baru. 

Kita bisa kok melakukan daur ulang kreatif yang gampang banget dari rumah. Ambil contoh botol plastik bekas. Kamu bisa potong-potong jadi bagian kecil dan padatkan di dalam botol lain untuk dijadikan Ecobrick. 

Fix, Ecobrick ini bisa kamu pakai jadi bahan dasar bikin meja, kursi, atau bahkan sekat ruangan yang kokoh. Gak cuma nolongin lingkungan, hasil daur ulang kayak gini seringkali bisa dijual dan jadi sumber cuan baru!

4. Pilah Sampah, Setor ke Bank Sampah

Banyak orang yang bingung, sampah anorganik yang udah dipilah mau diapain lagi? Nah, ini dia solusi paling sat set dan guampang.

Setorkan sampah yang sudah kamu pilah sesuai jenisnya ke Bank Sampah terdekat. Masyarakat di sana akan senang banget menerima sampahmu. Karena bisa percepat prosesnya. 

Nantinya, sampah yang kamu setor itu akan ditimbang dan dikonversi jadi tabungan. Gokil kan, buang sampah malah dapat saldo! wkwk.

5. Tidak Ada Bank Sampah, Pengepul pun Jadi

Kalau di sekitar rumahmu belum ada Bank Sampah, kamu masih bisa kumpulkan dan jual sampahmu ke pengepul. Itu loh rumah atau gudang yang isinya tumpukan kardus dan botol bekas. 

Pengepul biasanya menerima kardus, botol plastik, atau besi bekas. Mereka punya rantai distribusi untuk memastikan sampah tersebut diolah kembali oleh industri. 

Cara ini memastikan sampah gak berakhir di TPA, tapi benar-benar kembali ke siklus produksi. Jadi, next time kalo lihat botol plastik, jangan anggap remeh, itu aset berharga! cuan bruh!

Intinya tuh mengolah sampah anorganik itu gak cuma tugas petugas kebersihan atau segelintir aktivits lingkungan, akan tetapi tanggung jawab kita semua. 

Dengan menerapkan 5 cara di atas, kita gak cuma bersih-bersih lingkungan, tapi juga ikut menciptakan melestarikan bumi untuk generasi yang akan datang. Yuk, kita mulai dari sekarang! (IF)

editor
editor

salam hangat

Leave a Comment