5 Fakta Menarik Hari Amal Internasional Tanggal 5 September

hari amal internasional 5 september

Modernis.co, Jakarta – Hari Amal Internasional setiap tanggal 5 September menjadi titik dimana kebaikan yang dilakukan untuk orang membutuhkannya merupakan sebuah hal yang sangat mulia.

Setiap tahun warga dunia merayakan Hari Amal Internasional sebagai pengingat untuk terus berbagi dan membantu sesama. 

Membantu orang lain yang membutuhkan dapat dilakukan dengan berbagai cara. Membantu orang lain tidak selalu diukur dengan banyaknya harta yang kamu keluarkan. Kamu bisa membantu orang lain dari senyum dan mendengarkan.

Bayangkan jika kamu bisa menyelamatkan hidup orang lain dengan hanya melakukan kebaikan kecil seperti mendengarkan dan memberi nasehat jika dibutuhkan. 

Dunia membutuhkan sikap saling membantu untuk tetap menjadikan nilai kemanusiaan sebagai dasar dalam menjalani kehidupan. Dari sekian banyak tanggal di kalender, mengapa tanggal ini dipilih?    

1. Mengenang Bunda Teresa, Sang Pahlawan Kemanusiaan

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan 5 September sebagai Hari Amal Internasional untuk mengenang wafatnya Bunda Teresa. 

Bunda Teresa merupakan  misionaris Katolik yang mendedikasikan seluruh hidupnya untuk membantu orang-orang miskin di Kalkuta, India. 

Bunda Teresa menginspirasi jutaan orang dengan pengabdiannya yang tulus kepada mereka yang paling membutuhkan dengan mendirikan ordo Missionaries of Charity.

2. Berbagi, Tak Harus Selalu Berupa Uang

Masyarakat seringkali mengidentikkan amal dengan donasi uang. Padahal, makna amal jauh lebih luas dari itu. Pada Hari Amal Internasional bentuk-bentuk amal perlu dimaknai lebih besar dan dalam.

Amal bisa kamu berikan dalam berbagai bentuk. Kamu bahkan bisa memberikan keahlianmu untuk kegiatan sosial. 

Bahkan amal yang paling mudah dilakukan adalah cukup dengan berbagi senyum dan perhatian kepada orang lain. Tindakan kecil yang tulus sering kali memberikan dampak besar.

3. Saling Membantu Menguatkan Solidaritas Global

Hari Amal Internasional berfungsi sebagai jembatan yang menghubungkan berbagai negara dan budaya dalam satu misi yang sama.

Peringatan ini mendorong kolaborasi lintas wilayah untuk bersama-sama mengatasi masalah global seperti kemiskinan, kelaparan, dan krisis kemanusiaan. 

Bersatunya berbagai elemen dengan misi yang sama akan mempermudah mendapatkan solusi bagi tantangan-tantangan besar kemanusiaan.

4. Merayakan Seluruh Bentuk Kontribusi Sosial

Peringatan Hari Amal Internasional tidak hanya merayakan donasi meskipun dinamai “amal”. Hari ini lebih dari sekadar amal tetapi juga semua bentuk kontribusi sosial. 

Kontribusi sosial bisa dilakukan orang-orang yang terlibat sebagai pekerja sukarela, gerakan sosial, hingga inovasi yang diciptakan untuk menyelesaikan masalah sosial kemanusiaan.

Hari Amal Internasional mengakui dan menghargai setiap individu atau kelompok yang berinisiatif membawa perubahan positif.

5. Mengajak Generasi Muda untuk Berbagi

Tujuan utama peringatan ini adalah untuk mengajak kaum muda agar lebih aktif terlibat dalam kegiatan amal. Hari Amal Internasional diperingati dengan berbagai acara yang dapat menumbuhkan empati dan kesadaran sosial sejak dini. 

Keterlibatan generasi muda merupakan tanda bahwa semangat filantropi akan terus hidup dan berkembang untuk terus bermanfaat di masa depan. (IF)

editor
editor

salam hangat

Related posts

Leave a Comment