Modernis.co, Jakarta – Upacara 17 Agustus di Istana Negara menyimpan hal-hal istimewa yang kami rangkum dalam 5 fakta menarik. Ini membuat moment itu dinantikan oleh seluruh rakyat Indonesia.
Bahkan keistimewaan upacara di Istana Negara sampai disiarkan oleh sejumlah saluran TV Nasional ke penjuru negeri. Upacara ini dilakukan dalam dua sesi, yakni pengibaran dan penurunan bendera.
Upacara ini bukan sekadar rutinitas, melainkan perpaduan dari tradisi, perjuangan, patriotisme, dan simbolisme kemajuan yang telah diraih oleh bangsa Indonesia.
Berikut adalah 5 fakta menarik upacara 17 Agustus di Istana Negara.
1. Paskibraka dan Pembagian Tim
Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) memiliki nilai istimewa karena tim ini terdiri dari peserta didik yang diseleksi dari seluruh provinsi yang ada di Indonesia.
Bahkan mereka harus bersaing dengan ratusan hingga ribuan orang dari masing-masing provinsi. Dapat dibilang mereka adalh putra-putri terbaik bangsa.
Tim paskibraka dibedakan menjadi 3 kelompok utama, yang dari masing-masing kelompok memiliki tugas berbeda-beda. Jumlah pasukan Paskibraka mewakili tanggal kemerdekaan Indonesia.
Pembagiannya yaitu sebagai berikut:
Kelompok 17 (Pengiring): Tim ini memiliki jumlah 17 orang, melambangkan tanggal kemerdekaan.
Kelompok 8 (Pembawa Bendera): Berjumlah 8 orang, melambangkan bulan kemerdekaan.
Kelompok 45 (Pengawal): Berjumlah 45 orang, melambangkan tahun kemerdekaan.
Pengibaran bendera Merah Putih adalah sesi yang paling ditunggu. Sebab, bendera yang dipakai adalah bendera yang pernah dikibarkan saat pertama kali proklamasi dikumandangkan pada 17 Agustus 1945. Prosesi ini diiringi oleh lagu kebangsaan Indonesia Raya.
2. Baju Adat dari Seluruh Indonesia
Sejak tahun 2017, Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo selalu mengenakan baju adat dari berbagai daerah di Indonesia saat upacara.
Hal ini kemudian menjadi daya tarik tersendiri untuk tamu undangan yang datang ke upacara untuk ikut menggunakan baju adat. Selain itu, masyarakat pun pasti menanti-nanti Presiden akan menggunakan baju adat dari daerah mana.
Inisiatif ini bertujuan untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia. Sebab saat upacara di Istana Negara, Presiden mengundang tamu-tamu penting dari negara sahabat.
Dengan begitu, para tamu undangan akan berusaha menggunakan pakaian adat yang jumlah begitu banyak di Indonesia, lambang kebudayaan dan identitas nasional.

3. Tamu Istimewa dari Berbagai Kalangan
Selain pejabat tinggi negara, upacara di Istana Negara juga mengundang tamu-tamu istimewa dari berbagai kalangan, termasuk para pahlawan nasional, veteran, tokoh agama, akademisi, budayawan, atlet berprestasi.
Selain itu, perwakilan masyarakat yang dianggap berjasa. Bahkan, para tamu yang hadir seringkali menjadi sorotan karena pilihan baju adat mereka yang unik dan menarik.
4. Penampilan yang Memukau
Di dalam Roundown biasanya panitia menyediakan atraksi hiburan yang bertujuan untuk lebih memeriahkan kemerdekaan dan apresiasi pada kreatifitas anak bangsa.
Pertunjukan ini bisa berupa tarian tradisional, pertunjukan musik, penyanyi, hingga aksi akrobatik dari anggota TNI, dan kemungkinan besar akan menyesuaikan dengan perkembangan.
selain itu selama upacara berlangsung akan ada penampilan dari paduan suara dan orkestra yang mengiringi lagu-lagu nasional, menambah kekhidmatan acara.
5. Dentuman Meriam yang Menggema
Salah satu elemen ikonik dalam upacara 17 Agustus di Istana Negara adalah tembakan meriam. Dentuman yang keras menggema membuat upacara semakin berkesan.
Penembakan meriam itu dilakukan saat Presiden akan membacakan Teks Proklamasi.
Suara keras yang menggema ini bukan hanya menambah khidmat suasana upacara, tetapi juga melambangkan semangat perjuangan dan kedaulatan bangsa.
Jumlah tembakan meriam pun memiliki makna tersendiri disesuaikan dengan hari kemerdekaan yakni 17 kali. Dentuman meriam merupakan peluru kosong, namun dapat menambah api semangat dalam berbangsa-dan bernegara.
Mengapa Upacara di Istana Negara Begitu Istimewa?
Upacara di Istana Negara merupakan puncak dari perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia setiap 17 Agustus. Lokasinya yang berada di Istana Negara membuatnya semakin istimewa.
Istana Negara merupakan saksi bisu pada perjalanan sejarah bangsa Indonesia dari masa ke masa. Selain itu, di berbagai wilayah masyarakat pun telah menyambut kemerdekaan dengan meriah, bahkan jauh sebelum tanggal 17 Agustus.
Upacara ini juga menjadi ajang bagi seluruh masyarakat Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, untuk bersatu. Upacara ini disiarkan secara langsung, sehingga siapa pun bisa menyaksikannya, merasakan semangat kemerdekaan, dan merenungkan perjuangan para pahlawan.
Setiap detail pelaksanaannya sangat menakjubkan. Mulai dari baju adat hingga anggota Paskibraka. Membawa pesan mendalam tentang persatuan dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. (IF)


Kirim Tulisan Lewat Sini