Modernis.co, Jakarta – Kalo diliat-liat pelihara ikan di aquarium kelihatannya emang menenangkan. Akan tetapi kalo ikan jadi kanibal gimana coba?
Pelihara ikan emang ada fase santai nikmatin air bening, lampu aesthetic, ikan kejar-kejaran, semuanya bikin suasana rumah terasa adem. Tapi kadang ada kejadian plot twistnya!
Plot twist ini nih yang bikin pemilik aquarium syok, yaitu saat ikan tiba-tiba saling menyerang bahkan memakan temannya sendiri. Pemilik auto garuk kepala tuh!
Fenomena ikan jadi kanibal sebenarnya cukup sering terjadi, terutama kalo kondisi aquarium kurang tepat. Banyak orang mengira semua ikan bisa hidup rukun dalam satu tempat, padahal kenyataannya gak selalu begitu.
Ada beberapa penyebab yang bikin ikan jadi kanibal berubah agresif dan mulai menyerang sesamanya. Yuk, cari tahu penyebab dan cara mencegahnya biar ikan di aquarium tetap slow lifing.

1. Ikan jadi Kanibal Karena Kelaparan
Salah satu penyebab utama ikan jadi kanibal adalah karena lapar. Kalo makanan kurang atau jadwal makan berantakan, ikan bisa mulai melihat ikan lain sebagai sumber makanan.
Apalagi kalo ukuran ikan dalam aquarium berbeda jauh. Ikan kecil sering jadi korban pertama. Makanya penting banget kasih makan dengan porsi yang cukup dan teratur.
Jangan terlalu sedikit, tapi jangan berlebihan juga. Kalo ikan merasa kebutuhan makannya terpenuhi, kemungkinan mereka menyerang sesama penghuni aquarium jadi lebih kecil.
Jadi jangan sampe ikan peliharaan berubah jadi mode survival gara gara telat makan. Kalo kelamaan lapar, ikan jadi kanibal.
2. Ikan Jadi Kanibal Gegara Aquarium Sempit
Aquarium yang terlalu penuh bisa bikin ikan stres dan gampang agresif. Bayangin aja tinggal di ruangan sempit bareng banyak orang terus-menerus, pasti gampang emosi juga.
Nah, ikan pun begitu. Ruang gerak yang terbatas bikin mereka lebih mudah bertengkar. Selain itu, ikan yang gak punya area sendiri biasanya lebih sering berebut tempat.
Akibatnya konflik antar ikan makin sering terjadi. Makanya ukuran aquarium harus disesuaikan sama jumlah dan jenis ikan yang dipelihara.
Jangan cuma mikirin aquarium terlihat ramai, tapi lupa kenyamanan penghuninya. Kudu punya space yang cukup buat nyegah ikan jadi kanibal.

3. Salah Gabung Jenis Ikan
Gak semua ikan punya sifat kalem dan damai. Ada beberapa jenis ikan yang memang agresif dan suka menyerang ikan lain.
Kalo ikan seperti ini dicampur sama ikan kecil atau lemah, kemungkinan terjadi kanibalisme jadi lebih besar. Sebelum beli ikan, penting banget cari tahu karakter masing-masing jenis ikan.
Jangan asal pilih karena warna lucu atau bentuknya keren. Nanti aquarium malah berubah jadi arena pertarungan bawah air. Bukannya healing malah bikin stres lihat drama ikan tiap hari.
4. Ikan Sedang Stres
Ikan yang stres cenderung lebih agresif dibanding biasanya. Penyebab stres bisa macam-macam, mulai dari kualitas air buruk, suhu gak stabil, sampai suara berisik di sekitar aquarium.
Saat stres, perilaku ikan bisa berubah dan jadi lebih mudah menyerang ikan lain. Makanya kondisi aquarium harus dijaga tetap nyaman. Air perlu rutin dibersihkan dan suhu dijaga stabil.
Kalo ikan terlihat sering sembunyi atau bergerak gak normal, bisa jadi mereka lagi stres. Jangan cuek sama tanda-tanda kecil kayak gini karena efeknya bisa bikin aquarium jadi chaos.
5. Ukuran Ikan Bedanya Kejauhan
Ikan yang ukurannya jauh lebih besar biasanya lebih dominan di aquarium. Kalo ada ikan kecil yang terlihat lemah atau gampang dikejar, ikan jadi kanibal dan mulai menyerangnya.
Bahkan beberapa ikan menganggap ikan kecil sebagai makanan alami. Makanya hindari mencampur ikan yang ukurannya terlalu berbeda jauh.
Selain demi keamanan, hal ini juga bikin suasana aquarium lebih tenang. Ikan kecil pun bisa berenang nyaman tanpa takut tiba tiba dikejar predator dadakan.
Ikan aquarium yang jadi kanibal memang bikin pemiliknya kaget dan sedih. Tapi sebenarnya perilaku ini bisa dicegah kalo kondisi aquarium dijaga dengan baik.
Mulai dari memberi makan cukup, memilih jenis ikan yang cocok, sampai memastikan aquarium tetap nyaman buat semua penghuni.
Pelihara ikan bukan cuma soal aquarium estetik dan lampu keren, tapi juga memahami kebutuhan tiap ikan yang lagi kamu pelihara.



Kirim Tulisan Lewat Sini