Modernis.co, Jambi – Pada awalnya, demokrasi adalah antitesis atas monarkisme. Di mana monarkisme adalah sistem yang tertutup. Bebas dari kontrol. Sebetulnya, sistem tertutup tidak menjadi masalah jika surplus etik. Yang artinya ada keinginan kuat untuk menciptakan dan mendistribusikan keadilan. Namun, menjadi persoalan jika kekuasaan tertutup itu defisit soal etik. Kekuasaan yang tertutup yang defisit etik membahayakan warga negara. Karena kekuasaan bisa melakukan apa saja tanpa adanya protes. Demokrasi, lahir sebagai antitesis atas sistem tersebut. Sistem yang terbuka untuk menggantikan sistem yang tertutup. Demokrasi adalah sistem terbuka yang memungkinkan semua pihak…
Baca Selengkapnya
Kirim Tulisan Lewat Sini