M. Khusnul Khuluq

Gambar banner pengguna
Avatar pengguna
  • M. Khusnul Khuluq

Tulisan

Self Editing

Modernis.co, Jambi – Di dalam dunia tulis menulis, pengeditan punya peran cukup penting. Karena dalam proses ini dilakukan pembetulan dan perbaikan atas kesalahan-kesalahan naskah kita....

Sarapan Pagi

Modernis.co, Jambi – Di samping sarapan yang telah disiapkan. Sarapan pagi saya adalah membaca dan menulis. Bagi saya. Ini penting. Karena selain harus mengisi lambung....

Arah Baru Muhammadiyah

Modernis.co, Jambi – Muhammadiyah merupakan salah satu gerakan pembaharu yang cukup dinamis. Gerakan yang lahir pada tahun 1912 ini terus gigih memperjuangkan ideologinya. Diusianya yang...

Etika Politik

Modernis.co, Jambi – Hilir dari berpolitik adalah mewujudkan kesetaraan secara radikal. Dalam berbagai kontkes. Ini yang sering luput dalam diskusi publik bangsa kita akhir-akhir ini.  Diskusi publik...

New Normal Menghasilkan New Cluster?

Modernis.co, Jambi – PSBB nasional sudah dibuka. Saatnya menuju new normal. Itu kalimat yang sempat diributkan beberapa waktu lalu. Ada kekhawatiran.. Di artikel sebelumnya, saya sudah...

Menikah dan Mapan, Mana Harus Didahulukan?

Modernis.co, Jambi – Mapan itu kata yang relatif. Tidak ada standar tertentu. Tapi, mapan itu biasanya diidentikkan punya pekerjaan tetap dengan gaji cukup. Mapan biasanya...

Tanda Keadilan Belum Tiba

Modernis.co, Malang – Polemik RUU HIP belum juga usai. Dan kini makin menjadi-jadi. Sejak awal isu itu dilempar ke publik, kala itu pula menuai kritik....

Menyeimbangkan Antara Hobi dan Pekerjaan

Modernis.co, Jambi – Baiklah. Setiap orang mempunyai hobi. Tapi, apa itu hobi? Hobi adalah rutinitas unik yang membuat kita nyaman. Di mana kita terus ingin...

Tugas Negara dalam Mewujudkan Keadilan Ekonomi di Negara Demokrasi

Modernis.co, Jambi – Pada awalnya, demokrasi adalah antitesis atas monarkisme. Di mana monarkisme adalah sistem yang tertutup. Bebas dari kontrol. Sebetulnya, sistem tertutup tidak menjadi...

Takut Mati Karena Berjabat Tangan

Saya mesti acungi dua jempol. Untuk orang-orang yang sudah siap dengan kematian. Terbukti dengan sangat akurat. Betapa tebalnya iman mereka. Apa yang mereka katakan? “Saya...