-
Redaksi
Tulisan
Jelang Pemilu, Anak-Anak Muda Ajak Nadjib Hamid Berdialog
Modernis.co, Surabaya – Menjelang coblosan, anak-anak muda Muhammadiyah yang tergabung dalam organisasi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) mengadakan kegiatan dialog kebangsaan dengan tema ‘menakar visi politik...
Islam Digital
Masa dimana muslim tidak lagi menempatkan masjid sebagai pusat utama dalam melakukan aktivitas yang berhubungan dengan keagamaan.
Agama Dihapus Saja?
Buya Hamka menulis sangat dalam tentang Agama? Bisa Dihapus Saja. Beliau melihat dunia internasional, adanya dua kutub besar yang coba dibangun oleh dunia barat. Kita...
Kebangkitan Revivalisme Politik Islam?
Kedua, ketika diperhatikan secara seksama, pada hakikatnya gerakan yang dibangun sampai detik ini terlalu eksklusif, sehingga berakibat terjadinya fanatisme buta ditubuh umat Islam sendiri.
Diplomasi Nice Guy?
Modernis.co, Malang – Debat Capres ke empat (30/3) telah usai dilaksanakan, mempertontonkan Jokowi Versus Prabowo dalam isu Ideologi, Pemerintahan, Pertahanan dan Kemamanan serta Hubungan Internasional....
People Power Cara Mudah Menangkis Kalah
Inilah yang kerap saya bilang bahwa Pilpres th 2019 itu tidak penting, tidak ada gunanya. Buang biaya, waktu juga energi--belum lagi resiko perpecahan dan pertumpahan...
Demokrasi Dagelan, Perseteruan Cebong Kampret
Ada saling serang dengan narasi, ide, gagasan untuk meyakinkan bahwa yang dipilihnya merupakan yang terbaik dan paling baik, namun sebaliknya ada pula saling menjatuhkan antar...
DPD IMM Jatim : Ayo Kampanyekan Demokrasi Damai
Sebagaimana yang diberitakan oleh tim redaksi sangpencerah.id bahwa yang bersangkutan, Ali Muthohirin (AM), melakukan tuduhan kepada Pak AR “Bahwa Pak AR telah melakukan provokasi yang...
Bajingan Bertubuh Manusia
Pengalaman itu memberi saya gambaran bahwa para koruptor cukup lihai dalam bersilat lidah mereka bisa memoles mukanya untuk menyamarkan kebusukan dari pandangan orang-orang luar.
Menyehatkan Nalar Kritis Kita, Pembelaan untuk Ali Muthohirin
Wacana tentang people power yang disampaikan Ayahanda Amin Rais (AR) seharusnya bisa menjadi bahan pertarungan gagasan, bukan berubah menjadi ruang pembunuhan karakter bagi para pengkritiknya.
Kirim Tulisan Lewat Sini