Meneladani Etika Politik Ki Bagus Hadikusuma

politik buya syafii

Modernis.co, Jakarta – Di tengah hiruk-pikuk politik Indonesia yang semakin pragmatis, pertanyaan mendasar tentang etika dalam kekuasaan kembali muncul. Politik sering kali dipahami sekadar sebagai arena perebutan jabatan, bukan sebagai ruang pengabdian kepada kepentingan publik. Transaksi kekuasaan, kompromi tanpa prinsip, hingga manipulasi identitas menjadi pemandangan yang semakin akrab dalam praktik politik kontemporer. Ketika politik kehilangan dimensi moralnya, demokrasi hanya menyisakan prosedur tanpa ruh. Dalam situasi seperti ini, menengok kembali teladan para pendiri bangsa menjadi penting salah satunya adalah Ki Bagus Hadikusuma. Nama Ki Bagus Hadikusuma bukan sekadar bagian dari sejarah…

Baca Selengkapnya

Self-Reward atau Israf? Bijak Kelola THR di Sepuluh Hari Terakhir Ramadan

Self-Reward atau Israf Ramadhan

Modernis.co, Jakarta – Sepuluh hari terakhir Ramadhan adalah fase yang paling krusial bagi setiap Muslim. Di saat langit membuka pintu ampunan seluas-luasnya melalui Lailatul Qadar, di bumi, geliat ekonomi justru mencapai puncaknya.  Turunnya Tunjangan Hari Raya (THR) sering kali menjadi ujian tersendiri bagi keteguhan iman dan kejernihan pikiran dalam mengelola harta. Fenomena yang sering muncul adalah perdebatan antara niat memberikan self-reward (penghargaan diri) atas ibadah sebulan penuh dengan perilaku israf (berlebih-lebihan) yang justru dilarang oleh syariat. Memahami batas antara penghargaan diri dan pemborosan sangat diperlukan bagi seorang muslim. Islam adalah…

Baca Selengkapnya

79 Tahun HMI dan Tanggung Jawab Menjaga Demokrasi

Modernis.co, Jakarta – Usia 79 tahun bukan sekadar penanda waktu bagi sebuah organisasi mahasiswa. Ia adalah arsip panjang dari idealisme, pengorbanan, kompromi, bahkan pengkhianatan terhadap nilai yang pernah diperjuangkan. Bagi HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) angka 79 seharusnya tidak dirayakan dengan gegap gempita seremonial semata, melainkan direnungi sebagai momen evaluasi moral, sejauh mana HMI masih setia pada tanggung jawab historisnya dalam menjaga demokrasi Indonesia. HMI lahir bukan dari ruang hampa. Ia muncul dari kesadaran bahwa kemerdekaan politik tanpa kemerdekaan berpikir akan melahirkan bangsa yang rapuh. Sejak awal, HMI memposisikan diri sebagai…

Baca Selengkapnya