Immawati, Sosok Muslimah Tangguh Era Milenial

immawati tangguh

Modernis.co, Nganjuk – Immawati adalah seorang muslimah yang memiliki identitas mulia dianugrahi Allah SWT kepada kaum perempuan yang beriman. Selain itu, perempuan merupakan ujung tombak yang akan melahirkan generasi-generasi emas di masa mendatang. Dari mereka (para Muslimah), lahirlah generasi yang cerdas, bermartabat dan berkarakter. Karena muslimah merupakan ibu dan madrasah pertama bagi anak-anaknya nanti. Karena, anak yang berkarakter juga terlahir dari ibu yang cerdas dan ber-akhlakul karimah. Namun, untuk menjadi muslimah millenial yang baik tidaklah mudah, ada banyak tantangan dan ujian yang harus dihadapi, karena semakin berat seiring berjalannya waktu…

Baca Selengkapnya

Sekolah Rakyat, Perlukah?

Amir Rifa'i

Modernis.co, Malang – Sekolah rakyat adalah salah satu warisan berharga dari masa awal kemerdekaan Indonesia, lahir dari semangat memerdekakan bangsa bukan hanya dari penjajahan politik, tetapi juga dari ketertinggalan.  Didirikan di berbagai pelosok negeri oleh guru-guru pejuang dan tokoh masyarakat, sekolah ini menjadi ruang belajar sederhana bagi anak-anak rakyat yang belum tersentuh pendidikan formal. Lebih dari sekadar tempat membaca dan menulis, sekolah rakyat adalah simbol harapan, gotong royong, dan tekad kolektif untuk mencerdaskan bangsa. Sekolah sederhana yang lahir dari semangat gotong-royong, pengabdian, dan tekad untuk menggugah bangsa yang baru merdeka.…

Baca Selengkapnya

Lamongan di Persimpangan Jalan, Peta Problem dan Jalan Keluar Strategis

lamongan di persimpangan jalan

Modernis.co, Lamongan – Lamongan sering digambarkan sebagai daerah yang kaya potensi. Tanahnya subur, lautnya luas, masyarakatnya religius, dan posisinya strategis di jalur pantura Jawa Timur. Namun di balik semua itu, masih tersimpan sejumlah problem mendasar yang terus membayangi kehidupan masyarakat. Persoalan ini tidak hanya bersifat ekonomi, tetapi juga menyangkut pendidikan, kesehatan, tata kelola pemerintahan, hingga budaya dan lingkungan hidup. Ketergantungan Ekonomi yang Rentan Sebagian besar masyarakat Lamongan masih menggantungkan hidup dari sektor pertanian dan perikanan. Pertanian padi, jagung, dan tebu menjadi tulang punggung ekonomi pedesaan. Di wilayah pesisir, ribuan nelayan…

Baca Selengkapnya

Demokrasi Disunat, Rakyat Melawan

politik buya syafii

Modernis.co, Jakarta – Demokrasi tidak hanya diukur dari hadirnya pemilu setiap lima tahun, tetapi juga dari cara negara memperlakukan aspirasi rakyat dalam kesehariannya. Dalam tradisi demokrasi, sebuah kebijakan dianggap sah bukan semata karena dasar hukumnya, melainkan karena proses lahirnya melibatkan partisipasi warga, transparansi, dan akuntabilitas. Fenomena yang kini terjadi di Indonesia, ketika DPR menyetujui kenaikan tunjangan rumah anggota legislatif hingga Rp50 juta per bulan di tengah kondisi ekonomi yang melemah, adalah cermin betapa prinsip demokrasi deliberatif kian dipinggirkan. Ketika keputusan diambil tanpa memperhitungkan nadi kehidupan rakyat, maka jalanan menjadi panggung…

Baca Selengkapnya

Merawat Warisan Etika Politik Buya Syafii

politik buya syafii

Modernis.co, Jakarta – Demokrasi Indonesia tengah menghadapi tantangan serius. Meski pemilu berjalan rutin dan partisipasi elektoral tetap tinggi, substansi demokrasi justru kian menipis. Lembaga negara kehilangan daya kritisnya, partai politik terjebak dalam logika transaksional, dan masyarakat sipil mulai kehilangan kekuatan moral untuk menahan arus kooptasi kekuasaan. Di tengah situasi itu, nama Buya Ahmad Syafii Maarif kembali menggema bukan karena ia hadir secara fisik, melainkan karena warisan moral-politiknya terasa semakin relevan. Sosok ini, yang dikenal sebagai cendekiawan Muslim, negarawan, dan mantan Ketua Umum Muhammadiyah, telah lama menegaskan bahwa politik tanpa etika…

Baca Selengkapnya

Mundurnya Demokrasi, Meningkatnya Deforestasi: Siapa yang Diuntungkan?

Presidential Threshold

Modernis.co, Jakarta – Penerbitan izin pembukaan hutan alam seluas 36.094 hektare di Raja Ampat, Papua Barat Daya, untuk ekspansi perkebunan sawit oleh PT Prana Indo Nusa, kembali mengusik nurani publik. Wilayah yang selama ini dikenal sebagai kawasan konservasi kelas dunia kini terancam oleh alih fungsi lahan skala besar. Ironisnya, keputusan tersebut datang dari otoritas formal negara di tengah sistem demokrasi yang semestinya melindungi kepentingan rakyat dan keberlanjutan ekologis. Tragedi ekologis seperti ini bukan kejadian tunggal. Ia merupakan bagian dari pola lebih besar: kemunduran demokrasi di Indonesia secara sistemik yang beriringan…

Baca Selengkapnya