Pasangan capres yang hanya diikuti oleh dua pasangan menambah keadaan semakin memburuk, tidak lain karena rivalitas jilid dua Prabowo dan Jokowi. Kondisi ini menyebabkan adanya kontradiksi yang terus menerus berjalan dengan peran masing-masing kelompok yang membuahkan konflik narasi bahkan fisik dalam tubuh kebangsaan.
Baca SelengkapnyaKategori: Jejak Harian
Sarkasme, Perselingkuhan Agama dan Politik
Belum jelas benar kaitan antara iman dan politik–bila keduanya berkelindan dalam satu maksud. Sebut saja gerakan purifikasi tauhid yang dilakukan oleh Muhammad bin Abdul Wahab–apakah murni gerakan agama atau berbarengan dengan politik kekuasaan. Atau keduanya merupakan satu kesatuan utuh.
Baca SelengkapnyaPerlawanan Nuril Belum Usai
Nuril merekam percakapan itu bukan tanpa sebab, Nuril melawan kabar miring soal hubungan gelap dengan Muslim dan semata-mata dalam upaya pembelaan diri.
Baca SelengkapnyaPutusan MK, Tak Ada Jeda Melawan Munkar
Kita makmurkan masjid–kita banyakkan sedekah–kita kunjungi kerabat yang memutus–kita doakan yang sakit–kita hiburkan yang sedih–kita ajarkan Al Quran–kita tradisikan yang sunah–kita hilangkan yang bid’ah–inilah jihad melawan munkar.
Baca SelengkapnyaPemenang yang Dimenangkan
Putusan sengketa perselisihan hasil Pilpres 2019 yang dibacakan secara bergantian oleh hakim MK selama kurang lebih 8 jam memang membosankan para pendengar seluruh alam. Putusan setebal 1944 halaman itu pada intinya menolak gugatan Prabowo-Sandi sebagaimana yang diredaksikan di halaman 1942.
Baca SelengkapnyaZonasi, Menghapus Kelas Sosial
Pendidikan adalah soal kebijakan nasional—haram ada kelompok atau komunitas membuat kebijakan sendiri-sendiri berdasar kepentingan masing-masing
Baca SelengkapnyaPertengkaran Pasca Pilpres
Mengarahnya dua pasangan capres dan cawapres juga dipengaruhi oleh besarnya presidential threshold (ambang batas presiden) yang mensyaratkan akumulasi 25 % suara sah nasional atau 20 % suara anggota DPR yang duduk di senayan. Prasyarat ini menyebabkan partai partai yang baru menetas (PSI, Berkarya, Perindo, Garuda) harus tersingkir sebelum pertandingan dimulai dalam mencalonkan capres atau cawapres.
Baca SelengkapnyaMembincang Kebangkitan China Politik dan Arab Politik
Lain lagi dengan Robert N Bellah yang memberi catatan khusus tentang politik identitas yang memiliki daya rusak sekaligus ancaman bagi pluralitas dan kebhinekaan. Bellah melakukan banyak riset di negara-negara berkembang justru kerap mengalami banyak masalah, karena politik identitas kerap mengganggu stabilitas politik, sosial, budaya dan agama.
Baca SelengkapnyaPelajaran dari Bacotan 2K
Saya sendiri berkenalan dengan Twitter sejak 2012 silam, medsos buatan Jack Dorsey ini berpengaruh dan adiktif sekali serta memiliki jangkauan yang sangat luas. Bagaimana tidak, kita dengan mudah membaca fikiran para pembesar negeri, tokoh-tokoh yang kita suka maupun yang kita benci lewat cuitan atau thread yang mereka buat.
Baca SelengkapnyaIslam Digital
Masa dimana muslim tidak lagi menempatkan masjid sebagai pusat utama dalam melakukan aktivitas yang berhubungan dengan keagamaan.
Baca Selengkapnya
Kirim Tulisan Lewat Sini