Modernis.co, Jakarta – Akhir-akhir ini, kita diperlihatkan fenomena-fenomena yang tidak mencerminkan identitas bangsa Indonesia, bahkan identitas manusia sebagai manusia itu sendiri. Fenomena sebagaimana dimaksud adalah kekerasan seksual terhadap anak dan perempuan, yang semakin menjadi-jadi. Mengutip detik.com, sepanjang Januari-Oktober 2021, Komnas Perempuan telah menerima paling tidak 4.500 aduan kasus kekerasan terhadap perempuan. Data KPAI hingga bulan September menunjukkan adanya tingginya anak menjadi korban konflik orang tua, anak menjadi korban kekerasan fisik dan psikis, serta anak menjadi korban kasus kekerasan seksual. Data tersebut kemungkinan besar belum mewakili fenomena gunung es. Berbagai upaya…
Baca SelengkapnyaTag: bias gender
Konsep Seks dan Gender Sebagai Dasar Analisa Ketidakadilan Gender
Modernis.co, Malang – Isu yang berkaitan dengan perempuan cukup fundamental untuk dijadikan bahan pendiskusian. Realita sejarah telah mencatat, bahwa keresahan selalu meradang dalam kehidupan kaum perempuan, mulai dari penindasan, kekerasan, diskriminasi, eksploitasi dan lain sebagainya. Hal yang melatarbelakangi itu semua adalah adanya bias gender dan ketidakadilan gender dengan struktur ketidakadilan masyarakat secara luas. Pemahaman mendasar yang perlu dipahami ketika membahas persoalan perempuan adalah membedakan antara konep seks (jenis kelamin) dan gender. Seks (jenis kelamin) merupakan pembagian dua jenis kelamin yang ditentukan secara biologis yang melekat pada jenis kelamin tertentu, perempuan…
Baca SelengkapnyaBukan Per-empu-an!
Feminis adalah sinopsis dari konstruksi besar ketidakadilan. Hanya pada pengalaman perempuanlah seluruh praktik deskriminasi membekas. Seorang perempuan tidak lahir merdeka. Ia lahir dalam stigma: bahwa ia bekedudukan di bawah laki-laki. Bahwa ia bukan penyandang hak politik. Bahwa ia bukan pengucap ayat-ayat surga. Bahwa ia bukan pemikir rasional. Bahwa ia harus submisif. Bahwa ia bukan dirinya! (Rocky Gerung) Modernis.co, Malang – Stereotype perempuan tentang 3M (masak, macak, manak) hari ini menjadi olok-olok masa lampau yang mulai pudar di era modern ini. Pasalnya, kini banyak perempuan yang mulai menembus ranah domestik dan…
Baca Selengkapnya
Kirim Tulisan Lewat Sini