Kau dustai ilmumu. Kau nodai kehormatanmu dan kau bususkkan keharuman namamu sebagai agen perubahan dan pembela kaum tertindas. Dimana oreantasi Lagu Darah Juangmu, apakah sudah kau habiskan tetesannya hanya untuk meraih jabatan hingga kememelaratan tidak lagi engkau hiraukan,?
Baca SelengkapnyaTag: aktivis
Merawat Api Perjuangan!
(Refleksi Musyawarah Cabang XXIII IMM Malang Raya, 8-11 November 2018) “Api perjuangan tak bolehlah ia padam jikapun kadang meredup pastikan ia tetap menyala” (Adi Munazir) Sudah hampir 15 bulan berjalan Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) menakhodai kader-kader Malang Raya terhitung 30 Agustus 2017-8 November 2018. Sebagai sebuah organisasi otonom dibawah naungan Persyarikatan Muhammadiyah, IMM merupakan salah satu pelanjut dan penyempurna dari cita-cita suci Muhammadiyah. Karenanya IMM harus tetap melangkah dalam gerakan yang modernis sebagai salah satu perwujudan tagline ‘Berkemajuan’ yang telah dijalankan secara nyata oleh Muhammadiyah. Saya teringat…
Baca SelengkapnyaRasa Cinta Terlarang dalam Ber-IMM
Dalam dunia organisasi urgensinya adalah perjuangan sementara dalam dunia perkuliahan urgensinnya persaingan, tapi karena organisasi berorgankan Mahasiswa maka terciptalah persaingan dalam perjuangan untuk merealisasikan semua kebaikan dengan membawa mengedepankan nilai.
Baca SelengkapnyaRefleksi 106 Tahun Usia Muhammadiyah, Tradisi Tajdid Harus Dirawat
Dampak globalisasi yang menjerat manusia ke dalam aktivitas yang cenderung pragmatis dan tidak mengindahkan nilai kemanusiaan, serta situasi politik yang cendeung berorientasi pada kekuasaan dan mengabaikan pembangunan manusia secara utuh.
Baca SelengkapnyaPerempuan dalam Pusaran Ketidakadilan Gender
Kata gender berasal dari bahasa serapan bahasa Inggris yang diartikan sama dengan seks yaitu jenis kelamin. Namun seiring perkembangannya, pada tahun 1968 Robert Stoller mengembangkan definisi gender yang kemudian disempurnakan menjadi “Kontruksi sosial atau atribut yang digunakan pada manusia yang dibangun oleh kebudayaan manusia”.
Baca SelengkapnyaRagam Sikap Elit Muhammadiyah Jelang Pilpres
Pada masa-masa awal, oraganisasi ini terjun kedalam politik praktis dengan menjadi anggota istimewan sebuah partai politik yang bernama MASYUMI (1945-1959) namun karena beberapa hal maka memutuskan diri keluar dan fokus sebagai gerakan sosial keagamaan yang tidak berafiliasi kepada salah satu PARPOL manapun. Pengalaman sejarah tersebut meengajarkan bahwa politik praktis (low politic) hanya fokus terhadap kepentingan sesaat.
Baca SelengkapnyaMeneropong IMM, Antara Cita dan Fakta
Melihat realitas hingga kini, kajian/diskusi tentang ideologi khususnya dalam gerakan ikatan masih terbilang minim. Tradisi intelektual yang sepi dikalangan tubuh ikatan menjadikan penulis sebut sebagai, “kering intelektualitas” seorang kader. Padahal, IMM tidak dapat dipisahkan dengan intelektualitas.
Baca SelengkapnyaCinta dan Tantangan Psikis Aktivis Milenial
Dorongan semangat yang begitu besar terhadap suatu persoalan sangat kental ditemukan pada dunia dan karakter mereka, dapat dilihat manakala mereka selalu mengklaim dirinya sebagai agen of change, Sosial of Control/Agen of Control (pengontrol dalam masyarakat/agen perubahan) dengan sikap untuk menjadi Iron Stock (pemimpin berikutnya).
Baca SelengkapnyaLogika Sang Aktivis
Berfikir tajam, mengupas realita, dan membaca gerak rezim adalah kegiatan sehari-hari dari seorang aktivis. Potensi menyikapi dalam suara demonstrasi menjadi bagian pokok baginya dengan dalih seluruh apa yang diterima oleh sisi kognitif akal sampai pada skill memainkan peran dalam forum haruslah diaplikasikan dalam menangkal rezim yang dzolim sehingga demonstrasi hukumnya menjadi wajib yang apabila ditinggalkan maka berdosa.
Baca SelengkapnyaIMM Sebagai Sayap Perkaderan Muhammadiyah
Hal ini menandakan bahwasanya sifat kepemimpinan, rasa tanggung jawab yang diberikan, atau ruh yang sudah di transformasikan dari bapaknya Muhammadiyah sangat kental tertanam dalam jati diri dan ideologinya.
Baca Selengkapnya
Kirim Tulisan Lewat Sini