Modernis.co, Jakarta – Demokrasi tidak hanya diukur dari hadirnya pemilu setiap lima tahun, tetapi juga dari cara negara memperlakukan aspirasi rakyat dalam kesehariannya. Dalam tradisi demokrasi, sebuah kebijakan dianggap sah bukan semata karena dasar hukumnya, melainkan karena proses lahirnya melibatkan partisipasi warga, transparansi, dan akuntabilitas. Fenomena yang kini terjadi di Indonesia, ketika DPR menyetujui kenaikan tunjangan rumah anggota legislatif hingga Rp50 juta per bulan di tengah kondisi ekonomi yang melemah, adalah cermin betapa prinsip demokrasi deliberatif kian dipinggirkan. Ketika keputusan diambil tanpa memperhitungkan nadi kehidupan rakyat, maka jalanan menjadi panggung…
Baca SelengkapnyaHari: 31 Agustus 2025
5 POV Anggota DPR Sebut Rakyat Tolol dan Brengsek
Sebuah kehancuran konstitusi jika para anggota DPR congkak dan jumawa sampai menyebut rakyat tolol dan brengsek.
Baca Selengkapnya5 Alasan Pejabat Korupsi Padahal Gaji Besar
Terbongkar alasan pejabat korupsi di Indonesia semakin gila meski gaji dan tunjungan super besar. Buat hidup mewah dan selingkuhan?
Baca Selengkapnya
Kirim Tulisan Lewat Sini