Siswa SDIT Akmala Sabila Sabet Juara di Ajang Internasional

Modernis.co, Cirebon – Salah satu siswa SDIT Akmala Sabila Cirebon, Muhammad Khalis Aufa Suyudi meraih medali Perak dalam Ajang ACES: STEMBucket Challenge 2022 yang digelar oleh ACES Coventry University, United Kingdom (Inggris).

Prof. Richard Dashwood and Prof. Sylvester Arnab selaku perwakilan dari ACES Coventry University menyerahkan hadiah secara langsung kepada Aufa. Delegasi dari negara lain seperti Vietnam Philipina, Malaysia dan Singapura juga turut hadir.

Meski hanya berhasil mendapat medali Perak, ini merupakan hal yang membanggakan bagi Muhammad Khalis sendiri, karena menjadi ajang perlombaan pertama serta jadi ajang unjuk diri di kancah internasional.

Aufa mengangkat Tema “Simple Aesthetic Candle to Light the Dark World” yang dilatarbelakangi oleh musim hujan di Indonesia dan terjadinya pemadaman listrik. Sehingga Aufa mencari alternatif penerangan lainnya.

Aufa membuat sebuah terobosan lilin dengan alat sederhana yang dapat ditemukan di sekitar dengan kelereng sebagai penambah keindahan. Ketika lilin dinyalakan, terbentuklah warna warni dari kelereng sehingga dapat memanjakan mata yang melihat.

“Ini adalah pengalaman pertama yang tidak saya duga. Semoga kemenangan ini terus memotivasi saya untuk mengembangkan inovasi,” kata Aufa usai menerima hadiah (1/12/2022) di Taman Cerdas Gandekan, Kota Surakarta, Jawa Tengah.

Ini bukan kali pertama SDIT Akmala Sabila Cirebon mengikuti ajang internasional tersebut. Sebelumnya, SDIT Akmala Sabila diwakili oleh Maliq Al Rayyan Putra Pradith dan Shafwan Nauval Nurrudin yang telah berhasil meraih juara harapan 1 dan 2 serta juara favorit.

“Dengan adanya ajang lomba ini, saya harapkan siswa mampu bersaing dan saling memotivasi untuk maju. Karena ini adalah hal yang positif untuk kita dapat memanfaatkan barang sekitar untuk dijadikan sebagai media atau alat permainan edukatif,” kata Ustadz Aziz Selaku Kepala Sekolah.

Sementara itu, kepala sekolah SDIT Akmala Sabila Cirebon, Ustadz Aziz, memberikan apresiasi atas prestasi yang diraih Muhammad Khalis Aufa Suyudi. Sekolah juga terus memberikan motivasi kepada siswa yang berprestasi dan yang telah mengharumkan nama sekolah di tingkat Internasional ini.

“Bagi siswa berprestasi, sekolah menyiapkan beberapa reward yang dapat meningkatkan motivasi siswa untuk terus maju dan berinovasi,” kata Aziz.

“Saya selaku orang tua dari kakak Aufa turut bangga dan senang ketika kakak mendapatkan penghargaan ini. Saya sebagai orang tua akan selalu dukung dan support kepada sekolah dalam peningkatan keilmuan maupun kreatifitas siswa. Saya berharap tidak sampai di sini saja dan semoga dapat menjadi motivasi buat semuanya untuk terus berkembang dan maju,” ujar Dr. Vina, Ibunda Aufa.

Sementara, Ustadz Ibe selaku pendamping Aufa mengatakan bahwa penggunaan peralatan sederhana yang dapat ditemukan di sekitar kita, dapat memicu kreativitas dan inovasi dengan trobosan terbaru, sehingga dapat merangsang siswa untuk maju dalam keilmuannya.

Sementara itu Dr. Hj Nurlela, M.Ag. selaku Ketua Yayasan Akmala Sabila Cirebon mengatakan bahwa dengan adanya kegiatan tersebut, siswa akan lebih tertantang untuk membuat gebrakan baru dengan pendampingan guru dalam penggunaan model pembelajaran STEM.

“Pengembangan dalam bidang keilmuan dan teknologi terus digalakkan di lingkungan Yayasan Akmala Sabila Cirebon sehingga menjadi Yayasan yang unggul dan berkarakter Islami. Saya juga ucapkan selamat kepada kakak Aufa yang terus berjuang dalam ajang perlombaan internasional ini. Semoga siswa siswi termotivasi dan terus mengembangkan keilmuan dan kreativitasnya,” kata Nurlela. (KM)

editor
editor

salam hangat

Related posts

Leave a Comment