PMM UMM 49 Pelajari Daur Ulang Sampah Jadi Pot Bunga

pmm umm

Modernis.co, Malang – Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang dilaksanakan oleh kelompok 49 Gelombang 5, yaitu mempelajari cara daur ulang sampah kain perca menjadi pot bunga  bersama Imam Adi, wakil ketua Ngalam Waste Bank (NWB) di Kec. Ngantang Kab. Malang, (28/06/2021).

Ketua Koordinator PMM UMM Kelompok 49 Gelombang 5 Yogi Dwi Prasetyo mengatakan di masa pandemi saat ini sebagian besar kegiatan dilakukan di rumah mulai dari sekolah hingga kerja, sehingga banyak sisa waktu yang dapat digunakan untuk melakukan kegiatan lain.

“Daur ulang adalah salah satu strategi pegelolaan sampah padat yang terdiri atas kegiatan pemisahan, pengumpulan, pemrosesan, pendistribusian, dan pembuatan produk atau material bekas pakai dan komponen utama dalam manajemen sampah modern,” jelasnya.

Ia menambahkan terdapat sampah organik dan sampah non-organik yang masing- masing dapat didaur ulang. Sampah organik merupakan sampah yang dapat terurai kembali seperti popok, sampah dapur, daun,  dll. Adapun sampah non-organik merupakan sampah yang berasal dari hasil olahan manusia yang memerlukan waktu cukup lama untuk teruarai contoh: plastik, karton,kain perca dll.

”Kami mempelajari cara daur ulang sampah dengan mendatangi kediaman Bapak Imam Adi selaku wakil ketua Ngalam Waste Bank (NWB) yang jugaserta melakukan pengolahan sampah dengan daur ulang menggunakan bahan dasar sampah seperti : kemasan produk, botol bekas, kain perca, sedotan dan masih banyak lagi. Dari sini kita belajar bahwa sampah yang selama ini kita anggap sebagai barang yang menjijikkan dan tidak berguna ternyata memiliki nilai guna yang bernilai ekonomis.

Dalam kegiatan ini mahasiswa mendapatkan pengetahuan tentang cara mendaur ulang kain perca menjadi pot bunga yang indah mempesona yang memiliki nilai jual dan dapat bersaing di pasaran.

“Membuat hasta karya tidak memerlukan banyak biaya dan tenaga selain itu bahan yang digunakan mudah diperoleh,” jelasnya.

Ia berharap kegiatan ini nantinya bisa diterapkan kepada masyarakat, khususnya di Desa Purworejo Kec. Ngantang Kab. Malang, dalam mengatasi masalah sampah yang biasanya terbengkalai menjadi sampah yang bernilai ekonomis.

Kelompok PMM UMM Kelompok 49 sendiri beranggotakan Yogi Dwi Prasetyo, Hasnan Rahmania, Riza Amelia Putri, Thirza Nabila A.E dan Finka Nuansa Bhakti serat dibawah Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Minatun Nadlifah, S.Pd.,M.Pd. (HF)

Redaksi
Redaksi

Mari narasikan fikiran-fikiran anda via website kami!

Bagikan di
  •  
  •  
  •  
  •  

Related posts

Leave a Comment