Nilai Pemerintah Gagal Tangani Pandemi, BEM Kampus Muhammadiyah Se-Indonesia Siapkan Langkah Ini !

Modernis.co, Yogyakarta – Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah se-Indonesia (PTMI) menggelar Konsolidasi sekaligus menyatakan sikapnya di Yogyakarta, Pada 15-17 Februari 2021, terkait kondisi bangsa saat ini.

Bertempat di Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta, Jalan Ring Road Selatan, Tamanan, Banguntapan, Bantul Yogyakarta 55166, Forum Konsolidasi Mahasiswa Muhammadiyah Indonesia akan menyiapkan langkah langkah strategis menyikapi kebijakan pemerintah yang dinilai gagal menangani pandemi Covid 19.

Forum Konsolidasi Mahasiswa Muhammadiyah Indonesia itu merupakan agenda khusus mendiskusikan mengenai kebijakan yang akan diterapkan pemerintah pada tahun 2021.

Menurut Rivandy Azhari Ali Harahap, Presidium Nasional BEM PTM DIY-JATENG mengatakan “Pandemi covid-19 memberikan dampak yang luar biasa dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Mulai dari kebijakan PSBB hingga sekarang PPKM yang nampaknya tidak begitu efektif dalam upaya memutus mata rantai di Indonesia. Apalagi di tambah dengan vaksinasi yang belum tersalurkan secara masif kepada seluruh lapisan masyarakat,”.

“Langkah konkrit yang akan segera kita lakukan adalah mengkordinir setiap BEM PT Muhammadiyah diberbagai daerah untuk menggelar kajian kebijakan dan aksi besar-besaran,” ungkap Vandi, humas BEM PTMI.


Ia juga memambahkan, “Langkah konkrit dan strategis itu diambil melalui kajian yang dilakukan BEM PTMI yang menyebut Ikhtiar yang dilakukan oleh pemerintah belum menemui titik terang bahwa Pandemi akan segera berakhir. Kalau saja pandemi tidak segera berakhir maka aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat pun akan terganggu. Selain itu, di saat bangsa sedang berusaha keluar dari pandemi bangsa kita pun dibuat gaduh dengan adanya tuduhan radikal terhadap personal atau pun pihak-pihak tertentu yang tak berdasar sehingga itu memungkinkan terjadinya perpecahan umat,”.

BEM PTMI akan mengawal tuntutan dan akan tetap konsisten menjadi mitra kritis pemerintah tatkala ada kebijakan yang tidak efektif.

Dalam permyataam sikapmya, BEM PTMI dalam Forum Konsolidasi Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah, menyatakan bahwa :

  1. Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah Indonesia (BEM PTMI), siap membersamai Prof. Din Syamsuddin.
  2. Meninjau ulang kebijakan pemerintah Indonesia dalam upaya memutus penyabaran covid 19 yang tak kunjung membaik.
  3. Mendesak pemerintah untuk memberikan dispensasi yang sama selama masa Pandemi Covid-19 tanpa membedankan Kampus Swasta maupun Kampus Negeri;
  4. Mengevaluasi dan mendasak pemerintah dalam mengeluarkan kebijakan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang konkrit dan efektif

Sementara Daftar BEM PTMI yang hadir:
Unviersitas Ahmad Dahalan Yogyakarta
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Universitas Muhammadiyah Surakarta
Universitas Muhammadiyah Malang
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Universitas Muhammadiyah Sukabumi
Universitas Muhammadiyah Mataram
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Palembang
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bogor.

editor
editor

salam hangat

Bagikan di
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Related posts

Leave a Comment