Masih Samakah Ideologi Indonesia Saat Ini?

Moderns.co, Malang – Islam adalah agama rahmatan lil’alamin (rahmat bagi semesta alam) yang diturunkan Allah kepada manusia di muka bumi ini melalui rasul-Nya. Islam juga agama yang seluruh syariatnya diharuskan untuk menghargai perbedaan antar agama lain. Karena agama sangat berperan dalam menjelaskan tata norma bagi orang-orang yang menganutnya.

Indonesia adalah salah satu negara dengan penduduk beragama islam terbanyak didunia dan ini tentunya memengaruhi ideologi, adat, budaya, kebiasaan serta norma yang ada di Indonesia. Seperti yang kita ketahui, bahwa hampir seluruh aspek kehidupan dan sosial yang ada di Indonesia dipengaruhi oleh nilai-nilai agama islam. Budaya Indonesia yang begitu beragam menjadi kebanggaan dan kekayaan tersendiri bagi masyarakat Indonesia dan menjadi sebuah tanda peradaban yang positif.

Indonesia juga memiliki ideologi dasar yang menjadi tolak ukur seluruh peraturan bermasyarakat yaitu pancasila dan UUD 1945. Dan tidak lupa bahwa nilai-nilai agama islam tidak terlepas dari pembuatan serta pelaksanaan ideologi tersebut.

Namun disisi lain, ada kemajuan teknologi yang begitu maju dan pesat. Tapi sadarkah kita bahwa kemajuan teknologi berdampak pada kebiasaan sehari hari kita? Kemajuan teknologi yang semakin hari semakin intens ini sangat banyak memengaruhi ideologi, adat, budaya, kebiasaan serta norma yang berlaku di seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

Dengan semakin majunya teknologi hari ini, kita jadi semakin mudah dalam mengakses seluruh informasi, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Sebagai contoh, apabila terjadi bencana alam yang menimpa suatu wilayah di belahan dunia, maka hanya membutuhkan waktu beberapa jam atau menit saja bagi kita untuk bisa mengetahui apa yang sedang terjadi. Dan ini tidak menutup kemungkinan budaya asing untuk masuk ke Indonesia.

Salah satu contoh kebiasaan yang sudah melekat pada diri masyarakat Indonesia, yaitu menundukkan sedikit badan ketika lewat di depan orang yang lebih tua, tapi lambat laun karena semakin banyaknya pengaruh budaya luar yang masuk ke Indonesia maka kebiasaan tadi sudah tidak begitu dihiraukan lagi, bahkan sangat banyak yang sudah tidak memperdulikan.

Juga seperti cara berpakaian masyarakat yang sudah semakin modern, mengikuti gaya dan cara berpakaian orang luar negeri. Dulu masyarakat dunia disibukkan dengan budaya dari Barat. Namun sekarang, yang sedang menarik perhatian saat ini adalah budaya dari negeri gingseng, Korea. Bukan hanya cara berpakaian atau fashion saja yang diikuti, namun sudah berkembang ke lebih banyak aspek, seperti bahasa, makanan, cara berbicara, film bahkan drama. Semua sudah mempengaruhi budaya masyarakat dunia dan tidak dipungkiri juga Indonesia. Bahkan Indonesia berada di urutan ke-4 sebagai negara dengan pengaruh budaya hallyu terbesar di dunia.

Dibandingkan dengan kebiasaan masyarakat dahulu yang begitu natural dan bersahabat, anak-anak muda zaman ini sudah sangat banyak yang terpengaruh oleh budaya serta kebiasaan dari luar. Lalu sadarkah kita bahwa ini memengaruhi ideologi Indonesia? Pelajaran yang seharusnya menjadi jiwa kita sebagai bangsa Indonesia malah banyak yang sudah melupakan dan tidak menghiraukan.

Alangkah baiknya jika kita, terutama anak muda sekarang yang memulai untuk kembali membangkitkan ideologi bangsa ini dengan cara memilah budaya yang masuk ke Indonesia. Kembali mempelajari sejarah yang sudah lama ditinggalkan dan mensortir hal-hal baru yang beredar di sekitar kita.

Islam dan ideologi bangsa tidak menjadikan kita terkungkung atau merasa terisolir dalam mengekspresikan diri maupun budaya yang ada, seharusnya ini bisa menjadi trigger terutama bagi generasi muda yang disebut sebut sebagai agent of change. Dengan semakin berkembangnya teknologi, semoga kita dapat memanfaatkan fasilitas ini dengan semaksimal mungkin untuk mengekspresikan Indonesia dan membawa Indonesia menjadi negara yang lebih baik lagi dengan prestasi yang dihasilkan dari generasi muda ini.

Oleh: Yanda Amalia (Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang)

editor
editor

salam hangat

Bagikan di

Related posts

Leave a Comment