Konvergensi Media di Era Multimedia

Modernis.co, Malang – Pada saat ini, masyarakat sangatlah ketergantungan terhadap adanya perubahan dalam struktur media sebagai sarana dalam teknologi digital. Salah satunya adalah internet, yang merupakan suatu kebutuhan bagi manusia untuk mendapatkan berbagi informasi atau sekedar menanyakan kabar.

Internet dapat membuat proses penyampaian informasi menjadi sangat cepat dalam membagikan informasi tanpa menunggu informasi yang disediakan oleh industri media. Seiring dengan berkembangnya teknologi, media massa konvensional dan online saling berhubungan dan bekerjasama untuk menjalin suatu relasi.

Internet merupakan kebutuhan sebagian besar orang yang telah mengenal internet karena dapat mengakses apapun yang diinginkan, dan bisa membagikan apapun yang di inginkan. Hubungan tersebut dikenal sebagai konvergensi media yang dapat menjadi satu untuk diarahkan ke suatu media tunggal.

Adanya konvergensi media disebabkan perkembangan teknologi komunikasi digital, yang semakin tumbuh dan berkembang. Konvergensi media merupakan strategi pada perekonomian dalam perusahaan-perusahaan komunikasi melalui pencarian keuntungan finansial yang mengupayakan agar berbagai media yang mereka miliki bisa bekerja bersama.

Strategi tersebut memiliki 3 unsur penting, yaitu yang pertama konsentrasi perusahaan, yang kedua digitisasi serta yang ketiga deregulasi pemerintah. Strategi perusahaan untuk mengurangi biaya tenaga kerja, administratif, dan material, serta dapat menggunakan konten media yang sama melintasi berbagai outlet media.

Untuk meningkatkan pengenalan brand recognition dan loyalitas merek di kalangan orang lewat promosi-silang, dan penjualan-silang. Konvergensi menimbulkan perubahan signifikan dalam ciri-ciri komunikasi massa tradisional atau konvensional. Konvergensi media dapat menimbulkan dampak positif maupun negatif, namun tergantung masing – masing individu dalam menyikapi perkembangan teknologi tersebut.

Salah satu dampak positif dari adanya konvergensi media adalah terjadinya perluasan cakupan dalam skala kecil maupun skala besar serta membawa perluasan jaringan hingga perluasan interaksi yang muncul, dan membuat media lama dan media baru saling berinteraksi dan saling berdampingan.

Terdapat pula dampak negatif adanya konvergensi media yakni mengubah gaya hidup masyarakat. Mudahnya mengakses berita dari media mana saja yang dengan mudah dapat kita jangkau merupakan salah contoh adanya konvergensi media, salah satu sarana tersebut ialah youtube yang memudahkan untuk mengakses semua yang dibutuhkan dan kita inginkan. Dengan adanya konvergensi media, masyarakat mampu melihat berita internasional yang dapat diakses melalui youtube maupun aplikasi – aplikasi cangguh lainnya.

Adanya konvergensi media dan internet, keuntungan yang didapat iala dapat mengetahui informasi dan kejadian yang terjadi didunia dan juga mempunyai banyak pengetahuan baru yang bisa kita dapatkan.
Konvergensi akan menjadikan media lama dan media baru hidup bersama dan saling berinteraksi. Konvergensi telah mengubah hubungan antar teknologi, industri, pasar, dan gaya hidup. Pola-pola produksi tersebut dan pola konsumsi telah berubah, dan penggunaannya sangatlah berdampak pada level ekonomi, politik, sosial, dan budaya.

Konvergensi tersebut dimanfaatkan untuk dilakukan jika konten yang diproduksi telah hadir dalam bentuk digital. Internet dan komputer berperan besar dalam konvergensi media. Konvergensi media pada bidang media massa digunakan untuk menyampaikan suatu berita dan menghadirkan informasi dan hiburan menggunakan berbagai macam media.

Hasil komunikasi yang dikonvergensikan menyediakan berbagai macam alat untuk penyampaian berita agar dapat mengarahkan sendiri penyampaian kontennya. Konvergensi media menggunakan media massa sebagai alat berinteraksi dengan media massa. Pada konvergensi media, terdapat penulis yang disebut sebagai junalisme dengan melibatkan kerjasama antar jurnalis media guna menghasilkan berita terbaik melalui berbagai sistem penyampaian.

Oleh : Aisyah Yumna (Mahasiswa Ilmunya komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang)

editor
editor

salam hangat

Bagikan di

Related posts

Leave a Comment