Dosen UMM Dampingi Kube Maju Mapan Daftarkan Legalitas Edar Pakan

Modernis.co, Malang – Program pengabdian Dosen Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dari program studi peternakan melakukan pengabdian di daerah Jabung, tepatnya di pengolahan pakan Kube Maju Mapan, Malang.

Tim pengabdian yang beranggotakan Bayu Etti Tri Adiyastiti, S. Pt., M. Sc, Dr. Ir. Khusnul Khotimah, MM., MP, Prof. Ir. Sujono, M. Kes,
Dr. Ir. Endang Sri Hartitie, MS melakukan pendampingan pendaftaran pakan agar diakui legalitasnya dan dapat diedarkan.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia nomor 22/PERMENTAN/PK.110/6/2017 tentang pendaftaran dan peredaran pakan Bab 1 pasal 1 ayat 4 Nomor Pendaftaran Pakan (NPP) adalah surat keterangan yang memuat huruf dan angka yang menerangkan identitas Pakan yang berfungsi sebagai tanda keabsahan Pakan untuk diedarkan. NPP merupakan surat keterangan yang memuat huruf dan angka yang menerangkan identitas pakan yang berfungsi sebagai tanda resminya pakan tersebut siap untuk diedarkan.

Salah satu anggota tim Dr. Ir. Khusnul Khotimah, MM., MP mengatakan bahwa Keberadaan NPP diharapkan membawa dampak yang positif bagi semua kalangan, tidak hanya bagi pemerintah dan industri melainkan yang paling penting manfaat bagi para peternak agar mendapatkan jaminan kualitas dari pakan yang dibelinya.

“Manfaat NPP juga membawa kepercayaan terhadap peternak karena pakan yang telah mendapatkan NPP sudah memiliki kualitas yang sudah teruji,” terangnya kepada modernis.co, Kamis (09/01/2023).

Khusnul menerangkan mengenai cara untuk mendapatkan NPP untuk UMKM yaitu:
Tahap awal, dilakukan formulasi pakan dari pihak UMKM dengan standart SNI untuk pakan sapi perah laktasi (KSP 4) dengan protein minimal 14% (KSP 5) dengan protein minimal 18%. Lalu dibawa ke laboratorium pakan untuk dianalisa oleh Dinas Peternakan Jawa Timur. Formulasi pakan dianalisa proksimat sebanyak 6 kali sesuai SNI.

“Hasil uji proksimat menunjukkan bahwa kandungan kadar air yaitu 14,34, abu 4,75, protein kasar 17,97, lemak kasar 5,19, serat kasar 7,68, Ca 0,12%, Fosfor 0,6%, TDN 79,7, a NDF 30,06, Aflatoksin ˂8,3 µg/ml hasil ini sudah sesuai dengan SNI. Setelah itu UMKM Maju Mapan mendapat pengarahan dari tim pengabdian peternakan UMM bahwa langkah selanjutnya yaitu melakukan pengajuan permohonan pengambilan sampel pakan sertifikat mutu dan keamanan ke Dinas Provinsi Jawa Timur pada tanggal 28 September 2022,” terangnya.

Bayu Etti menjelaskan pada 22 November 2022 tim laboratorium pakan Dinas Provinsi Jawa Timur dari divisi pakan mengambil sampel pakan (Konsentrat sapi perah laktasi ke KUBE PSP Maju Mapan).

“Pada tanggal 23 November 2022 sampel pakan (KSP4) dikirim ke Laboratorium pakan Dinas Provinsi Jawa Timur. Tanggal 6 Desember 2022, sampel diambil beberapa gram untuk uji MBM ke Balai Karantina dan penerbitan billing. Selanjutnya tanggal 15 Desember 2022 hasil uji MBM negatif telah keluar dari Balai Karantina,” terangnya.

Selanjutnya diterbitkan invoice untuk uji pakan lengkap proksimat, alfatoksin, NDN, TDN, Ca & F. Jika hasilnya sesuai SNI di semua komponen maka akan diterbitkan sertifikat, namun jika hasilnya belum sesuai maka akan diadakan pembinaan oleh dinas kabupaten dan dinas Provinsi Jawa Timur. Setelah keluar sertifikat uji mutu pakan, maka akan didaftarkan NPP secara online. NPP berlaku selama 5 tahun dengan pengontrolan setiap tahun. (BETA)

Redaksi
Redaksi

Mari narasikan fikiran-fikiran anda via website kami!

Leave a Comment