Cegah Stunting, Mahasiswa UMM Lakukan Sosialisasi Isi Piringku

cegah stunting

Modernis.co, Malang – Sejumlah mahasiswa Fakultas Kedokteran UMM yang tergabung dalam program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Baktiku Negeri Gelombang 8 Kelompok 93  melakukan sosialisasi Isi Piringku di Kelurahan Pandansari, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang Minggu,(11/07/2021).

Ketua PMM Kelompok 93, Akhdan Zharfan Pusspito dalam rilisnya menerangkan bahwa menurut kemenkes perbaikan status gizi nasional dapat dilihat berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Pada prevalensi Gizi Kurang (underweigth) perbaikan itu terjadi berturut–turut dari tahun 2013 sebesar 19,6% naik menjadi 17,7% pada 2018. Prevalensi stunting dari 37,2% turun menjadi 30,8%, dan prevalensi kurus (wasting) dari 12,1% turun menjadi 10,2%.

“Banyak upaya yang dilakukan oleh pemerintah, mulai dari pemberian tambahan makanan, kegiatan surveilans gizi di posyandu, hingga pengumpulan data secara teratur. Upaya lain dalam mencegahan masalah gizi adalah dengan perubahan perilaku masyarakat,” terangnya.

Ia menambhakan, edukasi langsung masih sangat perlu dilakukan. Permasalahan stunting (gagal tumbuh) masih menjadi pekerjaan rumah yang besar bagi pemerintah Indonesia. Berdasarkan hasil survey terbaru untuk Status Gizi Balita pada 2019, prevalensi stunting Indonesia tercatat sebesar 27,67 persen. Angka itu masih di atas standar yang ditetapkan oleh WHO bahwa prevalensi stunting di suatu negara tak boleh melebihi 20 persen.

Senada dengan Akhdan, salah satu anggota kelompok PMM Tania Nabila menerangkan Konsep Empat Sehat Lima Sempurna yang dipopulerkan Bapak Gizi Indonesia, Prof. Poerwo Soedarmo sekitar tahun 1952 sudah tidak lagi digunakan, kini sudah berkembang dan disempurnakan menjadi Pedoman Gizi Seimbang (PGS).

“Porsi makanan untuk pemenuhan gizi seimbang juga sudah diatur dalam konsep Isi Piringku. Namun sangat disayangkan informasi tersebut masih belum tersebar merata di lingkungan masyarakat,” terangnya.

Ia menjelaskan Isi Piringku terdiri dari makanan pokok kabohidrat dengan porsi 2/3 dari 1/2 piring, dilengkapi dengan lauk pauk dengan porsi 1/3 dari 1/2 piring. Untuk setengah piring lainnya diisi dengan proporsi sayur-sayuran dengan porsi 2/3 dan buah-buahan dengan porsi 1/3.

“Kami melakukan kegiatan secara door to door menggunakan food model untuk melakukan edukasi kepada para orang tua khusunya para ibu mengenai konsep Isi Piringku sesuai anjuran kemenkes,” tambahnya.

Ia menambahkan kegiatan tersebut juga melakukan pengecekan antropometri kepada anak-anak sebagai bentuk deteksi dini kejadian stunting, sehingga generasi masa depan Indonesia bisa menjadi generasi yang unggul, berdaya saing dan berkualitas.

Anggota PMM Kelompok 93 Gelombang 8 Tahun 2021 sendiri beranggotakan Akhdan Zharfan Pusspito, Oase Aulia Amjad, Thania Nabila, Iqbal Agung Nugroho dan Indah Dwi Maulidia Darmanto dibawah arahan Dosen Pembimbing Lapangan Chalimatuz Sa’diyah, SE., MM. (TN)

Redaksi
Redaksi

Mari narasikan fikiran-fikiran anda via website kami!

Bagikan di
  •  
  •  
  •  
  •  

Related posts

Leave a Comment