Kesadaran Pemenuhan Gizi, Mahasiswa UMM Tanamkan Pembuatan Rumah Sayur bagi Anak Usia Dini

pembuatan rumah sayur

Modernis.co, Pasuruan – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) kelompok 78 gelombang 8 melakkukan kegiatan pembuatan rumah sayur bagi anak usia dini di TK Maarif 1 Sukorejo Desa Glagahsari, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur, Jumat (19/01/2024).

PMM atau Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa merupakan kegiatan pengabdian yang wajib dilaksanakan oleh setiap mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Malang yang diadakan oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masayarakat (DPPM).

Kegiatan PMM ini adalah untuk mengaplikasikan Hilirisasi hasil penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Kegiatan ini menjadi sarana bagi para mahasiswa UMM dalam mengaplikasikan ilmu atau ide-idenya kepada masyarakat.

Salah satu anggota PMM 78 UMM Mawar Vinola Mujiarko Putri  mengatakan gizi merupakan hal yang sangat penting guna mendukung tumbuh kembang anak, namun masih banyak anak yang tidak mendapat gizi yang seimbang.

Hal tersebut bisa terjadi akibat beberapa faktor seperti faktor ekonomi, atau kurangnya edukasi. Anak-anak juga cenderung menyukai makanan seperti fast food daripada real food, sehingga sulit untuk anak mendapat gizi yang seimbang.

“Oleh karna itu, kami Mahasiswa PMM Universitas Muhammadiyah Malang berusaha memberikan edukasi kepada anak apa pentingnya mengkonsumsi sayuran,” ujarnya.

Ia menambahkan kegiatan ini memberikan penjelasan materi tentang sayuran, seperti macam-macam sayuran, warna-warna sayuran, gizi yang ada dalam sayuran dan pentingnya sayuran untuk tubuh. Kami juga memberikan game seperti menebak nama sayuran dan manfaat yang terkandung dalam sayuran.

Kegiatan ini dimulai dengan  program penanaman bibit sayuran  menggunakan wadah botol bekas yang sudah dihias agar anak-anak juga mengerti bahwa barang bekas pun dapat dimanfaatkan. Anak-anak sangat bersemangat saat melakukan penanaman karena ini merupakan hal yang baru bagi mereka.

Senada dengna Mawar, anggota PMM lainnya Eka Faizzatul Maulida mengatakan anak-anak juga diarahkan untuk menyiram sayuran setiap hari dengan tujuan menumbuhkan rasa disiplin. Kegiatan ini dapat memberikan pengetahuan tentang awal mula sayuran hidup dan mereka rawat sendiri hingga masa panen.

“Diharapkan pada saat selesai panen anak-anak akan bersemangat untuk mencoba olahan sayur yang mereka rawat sendiri. Dengan ini kami berharap anak-anak akan berani mencoba berbagai jenis sayuran,” paparnya.

Ia menambahkan PMM UMM 78 juga melakukan edukasi tentang pemilahan sampah dan pembuatan tempat sampah menggunakan media alternatif agar pembelajaran yang disampaikan lebih menarik yaitu lewat proyektor dan lagu tentang sampah.

“Kami mengambil lagu yang berjudul “Membuang Sampah” ciptaan AT. Mahmud, diharapkan dengan media lagu yang kami sampaikan lebih melekat dan lebih mudah diingat oleh anak – anak sehingga anak – anak dapat membuang sampah pada tempatnya,” ujarnya.

Kegiatan ini juga menjelaskan perbedaan sampah organik dan anorganik, dengan meminta anak-anak menyebutkan jenis-jenis sampah organik dan sampah anorganik, setelah itu diminta mengelompokkan sampah ke dalam tempat sampah yang benar.

Salah satu anak juga menyampaikan rasa terimakasih atas pengenlan rumah sayur yang telah dilakukan.  “Terima kasih kak, kegiatan menanam dan menghias tempat sampah ini seru. Kami akan siram sayurannya setiap hari supaya cepat tumbuh dan bisa dimakan,” katanya.

Anggota PMM kelompok 78 gelombang 8 terdiri dari Qurrota Akyun (Ketua Kelompok), Feby Ayu Fatimah (Sekretaris), Mawar Vinola Mujiarko Putri (Humas), Eka Faizzatul Maulida (PDD) dan Syahda Ramadhan (Bendahara) yang berasal dari program studi Akuntansi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) serta Chalimatuz Sa’diyah, SE., MM. sebagai Dosen Pembimbing (DPL). (MVMP)

Redaksi
Redaksi

Mari narasikan fikiran-fikiran anda via website kami!

Related posts

Leave a Comment