Beri Inovasi, Mahasiswa UMM Bantu Perkembangan UMKM Anyaman

Modernis.co, Pacitan – Pengembangan UMKM menjadi salah satu program kerja (proker) mahasiswa UMM yang sedang menjalankan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM).

Proker tersebut merupakan bagian dari kegiatan PMM gelombang 2 UMM kelompok 32 di Desa Wiyoro Kabupaten Pacitan kecamatan Ngadirojo, Rabu (24/03/2021).

Koordinator PMM Viorhentyana, mengatakan kegiatan PMM ini ditujukan untuk pengembangan UMKM dalam mengedukasi masyarakat tentang bagaimana cara pemberian inovasi agar anyaman bernilai ekonomi tinggi dan mampu menggaet pasar secara luas.

“Kegiatan ini memberi cara berinovasi terhadap anyaman bambu yang dibuat dan proses penjualan melalui media sosial,” katanya.

Henty menambahkan melalui sentuhan inovasi yang dilakukan diharapkan hasil anyaman bambu tidak sekadar memiliki fungsi praktis, tapi juga fungsi estetis.

Paero salah satu pengrajin anyaman di Desa Wiyoro mengatakan profit penjualan peralatan rumah tangga dari anyaman bambu dijual dengan harga standar dan terjangkau.

“Saya menjual dari harga Rp 5 ribu sampai dengan Rp 20 ribu,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Cyndera, salah satu anggota kelompok PMM 32 UMM mengatakan skill yang dimiliki pengrajin anyaman bisa dijadikan bisnis yang menjanjikan. Dalam berbisnis segala inovasi harus diterapkan agar berbeda dengan yang lain.

PMM Gelombang 2 UMM kelompok 32 beranggotakan Viorhentyana Amanda Utarany, Septi Prastika Sari, Cyndera Alfiati, Ricki Agus Irawan dan Akbar Afni Nurpriadi dengan dosen pembimbing lapangan Tri Wahyu Oktavendi, SE., M.SA. (CAM)

editor
editor

salam hangat

Bagikan di
  •  
  •  
  •  
  •  

Related posts

Leave a Comment