5 Tahapan dan Cara Menjadi Advokat

tahapan menjadi advokat

Modernis.co, Malang – Ada lima tahapan menjadi seorang pengacara atau advokat. Advokat seperti Yusril Ihza Mahendra, M. Busyro Muqoddas, Sugeng Teguh Santoso, Adi Munazir. Adalah beberapa contoh dari ribuan advokat yang dapat dijadikan panutan bagaimana mereka mengawali karir di dunia advokat.

Tentunya sobat modernis, terkhusus sarjana hukum yang terobsesi untuk menjadi seorang advokat. Maka artikel berikut sangat cocok disimak sebagai pengetahuan awal menjadi seorang advokat. Langsung saja digas baca langkah-langkah berikut.

Memiliki Gelar Sarjana Hukum

Bagi lulusan perguruan tinggi dengan gelar Sarjana Hukum (SH) dari fakutas hukum atau fakultas/prodi Hukum Keluarga Islam (HKI) atau Ahwal Syakhsiah (AS) berpeluang besar menjadi seorang advokat. Selain yang bergelar SH tentu tidak dapat terjun dalam dunia advokat.

Tentu harus diniatkan bahwa menjadi advokat adalah untuk membela dan mendampingi hak-hak para pencari keadilan. Dalam rangka mewujudnyatakan adagium officium nobile (profesi terhormat) yang sering disampaikan oleh para senior-senior advokat.

baca juga: Kiat Jitu Menulis Esai

Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA)

Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) menjadi pintu masuk awal dalam dunia advokat. PKPA akan diselenggarakan oleh organisasi advokat seperti PERADI dan wadah organisasi sejenis. Peradi akan mengadakan PKPA setiap tahun guna melakukan penjaringan calon-calon advokat.

PKPA adalah salah satu cara mengembangkan wawasan teoritis dan mengenal lebih dekat dunia profesi advokat. Di dalamnya akan dikenalkan mengenai organisasi profesi, etika profesi dan materi-materi pendukung lain. PKPA akan diisi oleh pemateri dari para praktisi dan juga akademisi yang memiliki pengalaman luar biasa dalam dunia hukum.

Ujian Profesi Advokat (UPA)

Ujian Profesi Advokat (UPA) adalah tahapan selanjutnya yang harus ditempuh oleh seorang calon advokat. UPA akan dilaksanakan oleh organisa advokat bagi mereka yang telah dinyatakan lulus mengikuti PKPA. Dalam tahapan ini, sobat modernis harus menguasai sisi teoritis yang pernah diajarkan di ruang-ruang fakutas hukum atau fakultas/prodi Hukum Keluarga Islam atauh Ahwal Syakhsiah dahulu.

Tahapan ini akan menguji seberapa besar pemahaman sobat sekalian mengenai pemahaman hukum. Seperti hukum pidana, hukum perdata, organisasi profesi advokat, etika profesi dan materi-materi dasar hukum lain. Oh iya, dalam UPA sobat modernis bisa saja gagal alias tidak lulus jika tidak menguasai materi dengan baik dan benar.

baca juga: 5 Hal Unik Bumi Cenderawasih Papua

Magang Selama 2 Tahun

Magang selama dua tahun di firma hukum atau lembaga bantuan hukum harus dipenuhi oleh seorang calon advokat sebelum proses pengangkatan dan pengambilan sumpah. Ketentuan tersebut dimaksudkan sebagai modal untuk dapat mengawinkan sisi teoritis dan sisi praktis dunia hukum.

Proses magang juga untuk membentuk mentalitas, memperkaya pengalaman dan kesungguhan calon advokat dalam dunia yang sarat dengan konflik dan kepentingan para pihak. Proses magang juga merupakan masa-masa menunggu, khususnya bagi mereka yang belum genap berusia 25 tahun.

baca juga: 5 Tips Mudah Aktif Berbahasa Inggris

Pengangkatan dan Pengambilan Sumpah

Nah, ini adalah tahapan terakhir sebelum sobat modernis benar-benar menjadi seorang advokat. Organisasi advokat akan menyelenggarakan pengangkatan dan penyumpahan dan pengambilan sumpah atau janji advokat oleh oleh Pengadilan Tinggi. Pembacaan sumpah profesi akan dilakukan secara khidmat dan khusyuk dengan mengikatkan diri pada janji setia masing-masing calon advokat terhadap agama, nusa dan bangsa.

Nah, itulah beberapa tahapan dan cara menjadi seorang advokat, yang dapat menjadi panduan bagi sobat modernis dalam dunia penegakan hukum. Semoga mencerahkan dan sukses selalu sobat modernis sekalian!. (MA)

editor
editor

salam hangat

Bagikan di
  •  
  •  
  •  
  •  

3 Thoughts to “5 Tahapan dan Cara Menjadi Advokat”

  1. […] baca juga: 5 Tahapan dan Cara Menjadi Advokat […]

  2. […] baca juga: 5 Tahapan dan Cara Menjadi Advokat […]

  3. […] baca juga: 5 Tahapan dan Cara Menjadi Advokat […]

Leave a Comment