5 Fakta Menarik Munarman yang Ditangkap Densus 88

fakta munarman

Modernis.co, Malang – Munarman adalah mantan Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) yang ditangkap oleh tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror pada Selasa, 27 April 2021 pukul 15.35 WIB atas dugaan tindak pidana terorisme.

Berikut lima fakta menarik Munarman yang dirangkum dari berbagai sumber.

Ketua YLBHI Tahun 2002

Karir Munarman dalam dunia praktisi hukum di mulai sejak ia bergabung dalam YLBHI. Sosok pria kelahiran Palembang tersebut juga pernah menjadi Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) di tahun 2002.

Munarman dikenal sebagai sosok yang dekat dengan masyarakat pencari keadilan. Khususnya bagi kalangan yang kurang mampu dalam menghadapi permasalahan hukum. Munarman juga sering memberikan konsultasi bagi kalangan yang berhadapan dengan hukum.

Berprofesi Advokat

Fakta menarik pertama, Munarman berprofesi sebagai seorag advokat. Karir advokatnya semakin terasah dalam melakukan pembelaan terhadap para pencari keadilan. Ia juga pernah menjadi tim pengacara Abu Bakar Baasyir yang merupakan terpidana Bom Bali tahun 2002.

ia juga merupakan salah satu tim pengacara dari Habib Rizieq Shihab (HRS) dalam kasus Prokol kesehatan dan kerumunan yang hingga kini sedang dalam proses persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

Pentolan FPI

Munarman merupakan salah satu tokoh ring satu Front Pembela Islam (FPI) bersama HRS. Munarman banyak tampil sebagai juru bicara FPI dan mewakil HRS dalam banyak kegiatan.

Selama HRS dalam pengasingan di Arab Saudi MUnarman salah satu tokoh kunci dalam setiap aktivitas organisasi FPI. Munarman merupakan sosok terdepan bersama tokoh-tokoh FPI lainnya dalam menghadang narasi-narasi yang menyudutkan FPI.

Kontra Rezim

Munarman merupakan salah seorang yang sering melancarkan kritik kebijakan terhadap pemerintahan yang berkuasa. Munarman juga pernah menyebut rezim bengis, zalim menyusul pemblokiran rekening pribadinya yang biasa ia gunakan untuk pengobatan sang ibu yang sedang sakit.

Banyak kalangan menilai bahwa sikap Munarman yang kontra terhadap pemerintah dan posisi pembelaannya terhadap FPI menjadi pintu masuk untuk terus-menerusi diserang.

Ditangkap Densus 88

Penangkapan Munarman dilakukan oleh Densus 88 di kediamannya yang beralamat di Perumahan Modern Hills, Cinangka, Pamulang Tangerang Selatan.

Munarman ditangkap untuk menjalani penyelidikan, terkait kasus dugaan terorisme pada kasus pembaitan pada kelompok ISIS di tiga tempat yaitu UIN Jakarta, Medan dan Makassar.

Demikian lima fakta menarik Munarman semoga bermanfaat. (MA)


Redaksi
Redaksi

Mari narasikan fikiran-fikiran anda via situs kami!

Bagikan di
  •  
  •  
  •  
  •  

2 Thoughts to “5 Fakta Menarik Munarman yang Ditangkap Densus 88”

Leave a Comment