PEREMPUANKU

Perempuan Dia menyebut dirinya senja Padahal matanya lebih kilau dari jingga Meski saat setengah tubuhmu ditelan gelombang tenang lautan Perempuan Engkau bukan sekedar pemilik umurku di dunia Di surga pun namamu terpahat di rumah peraduan akhir kita Perempuan Maaf jika cemburu seringkali membabi buta Namun aku hanya pecinta biasa yang tak bisa mencintaimu sekali saja Perempuan Garis senyummu saat tertidur Itulah lekuk pelangi terindah yang pernah aku lihat seumur hidup Perempuan Hidupku hanya sekali Namun ijinkan aku untuk mencintaimu berkali-kali Perempuan Dadamu adalah lelap Tempat lelah menyelinap dan mengendap Perjalanan…

Read More